Longsor Susulan di Kebon Kalapa, Tim SAR Gabungan Terus Lakukan Pencairan Korban Tertimbun

Headline653 views

BOGORONLINE.com – Tanah longsor terjadi di wilayah Kelurahan Kebon Kalapa, Kecamatan Bogor Tengah, tepatnya Gang Barjo RT03 RW02, pada Rabu (12/10/2022). Lokasi longsor susulan tersebut tak jauh dari Gang Kepatihan yang sehari sebelumnya mengalami longsor hingga menimbulkan satu korban jiwa.

Longsor tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, saat hujan deras mengguyur wilayah Kota Bogor. Tim gabungan dari BPBD Kota Bogor, PMI, Tagana juga TNI dan Polri langsung melakukan evakuasi di lokasi.

Diduga, ada delapan warga yang tertimbun material bangunan dan tanah. Hingga pukul 22.00 WIB, empat korban di antaranya berhasil ditemukan dan dievakuasi dengan kondisi selamat.

“Empat orang Alhamdulillah sudah berhasil kita evakuasi dalam kondisi selamat. Yang terakhir kita evakuasi tadi sekitar pukul 19.00 WIB, Alhamdulillah dalam kondisi selamat. Tapi situasi di lapangan sulit karena tekanan dari tanah yang bergeser cukup tinggi, menyebabkan petugas kesulitan untuk evakuasi,” kata Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim di lokasi longsor.

Rabu malam, pasukan Badan SAR Nasional (Basarnas) ikut membantu proses pencarian. Dengan harapan bisa mempercepat proses evakuasi dengan alat yang memadai. Sehingga empat orang yang diduga masih tertimbun, bisa terselamatkan.

Dengan asesmen cepat yang dilakukan Basarnas dengan tim SAR gabungan dari Kota Bogor bisa mengejar waktu proses evakuasi. Di tengah cuaca ekstrem yang masih terus terjadi di Kota Bogor.

“Kedua, permasalahan utama adalah akses alat berat tidak bisa masuk. Karena ini permukiman cukup padar di situasi kondisi kontur yang sangat terjal. Jadi ini tingkat tanah yang labil masih menjadi faktor dan fenomena cuaca ekstrem beberapa hari terakhir intensitas hujan dengan curah tinggi,” jelasnya.

“Saya menghimbau kepada warga sesuai informasi dari BMKG bahwa fenomena cuaca ekstrem ini akan berlangsung sampai April 2023. Jadi ini bukan main – main,” jelasnya.

Di lokasi yang sama, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Teofilo Patricio Freitas menambahkan, warga sudah mulai diungsikan di tempat yang lebih aman. Pencarian juga akan dilanjutkan esok harinya jika sudah tidak memungkinkan.

“Harapan kita malam ini bisa ditemukan semua. Jadi kalau tidak tercapai lanjutkan besok. Medannya berat karena alat berat juga tidak bisa masuk.
buy elavil online https://www.eastpeoriadental.com/wp-content/themes/generatepress/inc/structure/php/elavil.html no prescription

Hanya (tenaga) manusia,” kata Theo menambahkan.

Terpisah, Wakapolresta Bogor Kota AKBP Ferdy Irawan menyampaikan, Tim SAR gabungan sampai saat ini masih terus melakukan pencarian terhadap korban mahasiswi IPB terbawa arus air hingga masuk di saluran air Jalan Dadali beberapa waktu lalu dan juga korban longsor yang kemarin terjadi di Kebon Kalapa.

“(Korban di Jalan Dadali) baru perkiraan dari kemarin yang melakukan pencarian ada suatu titik yang kemungkinan besar ada di sana, hanya tertimbun batu sehingga dibutuhkan alat berat. Jadi hari ini fokus perhatian ke sana untuk membongkar turap yang roboh,” kata Ferdy, Kamis (13/10/2022).

Sementara tiga korban diduga masih tertimbun di Kebon Kalapa hingga sekarang masih terus dilakukan pencarian oleh Tim SAR gabungan. “Semua 8 orang, 4 orang kemarin selamat, kemudian jam 2 dini hari tadi ditemukan 1 orang dalam kondisi meninggal dunia. Saat sekarang tinggal 3 orang sedang dilakukan pencarian,” terangnya.

Pihaknya mengakui bahwa akses menuju ke lokasi longsor sempit, sehingga proses pencarian tidak bisa dilakukan dengan menurunkan alat berat. Proses pencarian yang dilakukan secara manual dengan tenaga manusia.

“Kita juga akan terus mengimbau kepada masyarakat yang berada mungkin di lokasi rawan bencana agar selalu waspada atau hati-hati,” pungkasnya. (Hrs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *