BOGORONLINE.com – Masjid Agung Kota Bogor, yang sempat ditutup sementara karena proses pembangunan sekitar enam tahun, kini sudah bisa digunakan untuk beribadah, pada 31 Desember 2022.
Wali Kota Bogor, Bima Arya menyampaikan rasa syukurnya karena diberikan kesempatan untuk bisa menjalin silaturahmi dalam penggunaan Masjid Agung Kota Bogor bersama masyarakat.
Meski cuaca terus menerus diguyur hujan, namun itu tak menyurutkan semangat masyarakat untuk hadir.
“Bismillah semua dengan ikhlas melangkahkan kaki ke sini untuk bersama-sama mendapatkan barokah dari Allah,” ujarnya.
Bima Arya mengakui bahwa pembangunan Masjid Agung Kota Bogor belum sepenuhnya 100 persen rampung.
Meski demikian, ia mengajak semua untuk bersyukur karena di penghujung tahun 2022 dalam momentum pergantian tahun Masjid Agung Kota Bogor bisa kembali digunakan.
“Banyak yang bertanya pak wali mengapa panjang sekali masjidnya, kenapa lama sekali pembangunannya. Memang diawal ada beberapa persoalan terkait dengan konstruksi bangunan sehingga harus disempurnakan dan diperbaiki,” katanya.
Proses pembangunan Masjid Agung Kota Bogor ini kata Bima Arya, sebagai pembelajaran di masa yang akan datang, dan pihaknya mengajak semua untuk menjemput masa depan dengan meniatkan untuk memakmurkan Masjid Agung Kota Bogor.
“Saya sangat berterima kasih kepada teman-teman di DPRD yang telah begitu mendukung mengalokasikan dana hingga hari ini kita ada di sini,” ujarnya.
Di tahun 2023 lanjut Bima Arya, penyempurnaan Masjid Agung Kota Bogor akan terus dilakukan dengan menggunakan anggaran Rp 36 miliar.
“Di atas nanti Insya Allah ada tempat untuk membaca Al-Quran, ada perpustakaan mini yang bisa dinikmati oleh kita semua. Di bawah nanti Insya Allah kita rencanakan akan ada tempat untuk aktivitas bersama, ruang serbaguna yang bisa digunakan untuk kajian dan lain-lain,” katanya.
Pada momentum ini hadir para tokoh agama dari berbagai organisasi Islam, Ketua MUI Kota Bogor, ketua DMI Kota Bogor dan Forkompimda.
Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto mengatakan, tahun 2022 ini banyak momentum pembangunan yang sudah dilakukan Pemerintah Kota Bogor, satu di antaranya selesainya pembangunan bagian dalam masjid.
“Tiada kata yang pantas yang patut kita ucapkan kecuali puji syukur kehadirat Allah, Alhamdulillah Tsumma Alhamdulillah bahwa sore hari ini masjid yang kita tunggu-tunggu bisa kita doakan, ini tidak lepas dari Ridho Allah dan juga kerja keras dari Pemkot Bogor. Saya yakin pak wali adalah orang yang paling gundah ketika masjid ini belum selesai,” katanya.
Di hadapan jamaah, Atang mengajak untuk semua tidak lagi melihat kebelakang proses pembangunan Masjid Agung Kota Bogor dan mengajak semua untuk memakmurkan masjid.
Sementara Ketua DKM Masjid Agung Kota Bogor, KH Ahmad Baedhowi berharap keberadaan Masjid Agung ini tidak hanya digunakan untuk ibadah, tapi juga sebagai wisata religi dan pusatnya peradaban.





