BogorOnline.com – CIBINONG
Perkembangan kasus tersangka terduga pelaku oknum guru cabul SD Lulut insial (W), jajaran Polres Bogor sudah melakukan penahan terhadap tersangka.
Hal itu seperti penjelasan Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Teguh Kumara mengatakan, jajajaran sudah menahan si terduga dan kasus itu masih berlajut guna melakukan kelengkapan berkas. Untuk langkah selajutnya berkoordinasi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor.
“Nanti pelimpahan berkasnya diteliti oleh Kejari,” ujarnya saat dihubungi bogorOnline.com Selasa (26/02/24).
Sebelumnya, Ibu korban Inisial (L) mengatakan, sambil menangis si anak menceritakan kepada dirinya, penuh rasa takut dan malu. Sehingga sempat menghindari pertanyaan, dengan berlari. Namun dirinya tetap berupaya menggali data secara perlahan sambil terus menenangkan si anak yang tampak takut. Sehingga si anak bisa menceritakan bahwa ada se orang oknum guru pélajaran menggambar yang memegang kelamin si anak beberapa kali dan mencium anak sejak kelas 3 SD.
“Oknum itu beberapa kali memegang kelamin anaknya dari bagian bawah, depan ke belakang, dan bagian belakang sampai mencium pipi korban,” tuturnya saat ditemui bogorOnline.com di depan ruangan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Bogor saat hendak membuat laporan Rabu (31/01/04).
Lanjut Ibu korban menambahkan, saat ini si anak sangat merasa sedih dan takut, akibat perlakuan dari oknum guru cabul itu. Sehingga masih ia menjelaskan, fokus belajar menjadi terganggu. la juga khawatir dan takut jika peristiwa ini semakin panjang dan terus berlangsung. Apalagi masih ia menjelaskan, saat ini ada perubahan perilaku pada anak, yaitu tampak jadi menjauh dan mudah takut dengan laki-laki dewasa bahkan yang masih anggota keluarga sendiri.
“Maka dengan ini saya sebagai orang tua korban meminta kepada Polres Bogor untuk menegakkan hukum se adil-adilnya. Karena bagai mana jika kejadian ini dialami oleh anak meraka sendiri,” kesalnya. (rul)





