Bogor – Incumbent Ruhiyat Sujana kembali terpilih sebagai anggota DPRD Kabupaten Bogor periode 2024-2029 berdasarkan hasil Pleno akhir di tingkat Kabupaten Bogor, Selasa 5 Maret 2024.
Ruhiyat Sujana menjelaskan, terpilihnya kembali menjadi wakil rakyat, adalah bentuk kepercayaan masyarakat terhadap keberlanjutan aspirasi yang sudah dan belum terlaksana di periode saat ini.
“Alhamdulillah, masyarakat masih mempercayai saya sebagai penyambung lidah dalam merealisasikan apa yang masyarakat butuhkan,” kata Ruhiyat.
Ruhiyat menyebut, kemenangan itu dirayakan dengan cara sungkeman kepada orang tua yang tiada henti mendorong dan mendoakan dirinya hingga kembali menjadi seorang wakil rakyat.
“Ini bentuk kecintaan orang tua kepada anaknya, sehingga doa-doa yang dipanjatkan, allah kabulkan. Saya berharap di periode kedua, orang tua saya selalu diberikan kesehatan dan keberkahan. Sebab, satu yang ia inginkan, adalah bagaimana saya bisa bermanfaat untuk orang banyak,” kata Ruhiyat.
Selain sungkeman, kemenangan Ruhiyat juga dilakukan dengan cara syukuran dan doa bersama dengan para kiyai, ustad, relawan dan masyarakat di Desa Pasarean, Kecamatan Pamijahan.
“Ini bentuk rasa syukur agar Allah selalu membimbing saya saat membawa amanah rakyat ini. Mohon doa pada seluruh asatidz, kiyai, para ulama dan masyarakat, agar amanah ini bisa saya jaga dan digunakan dengan baik,” jelas dia.
Sekertaris Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor itu juga meminta para tokoh dan masyarakat, agar terus memberikan masukan dan arahan kepada dirinya.
“Ingatkan jika salah, ingatkan juga jika ada aspirasi yang tertinggal, agar amanah ini benar-benar dirasakan dan dinikmati masyarakat,” jelasnya.
Sementara, Ketua MUI Kecamatan Pamijahan, KH. Tatan Mubarok menyampaikan selamat kepada Ruhiyat Sujana yang kembali dipilih menjadi wakil rakyat.
“Selamat dan sukses. Saya berharap, di periode kedua ini, Kang Ruhiyat bisa lebih maksimal. Sebab, masyarakat sudah percaya untuk kedua kalinya atas kinerja kang Ruhiyat,” papar dia.
Ia meminta Ruhiyat Sujana terus konsisten mengembangkan dan mendorong sektor keagamaan agar lebih meluas saat digelar kegiatan keagamaan.
“Sektor Keagamaan harus diperkuat dan diperluas. Saat ini, kang Ruhiyat sudah berbuat banyak dalam mengawal pengembangan dan perbantuan di sektor keagamaan, salah satunya lewat pengawalan pembuatan Perda Pontren,” jelas dia.
“Semoga di periode kedua ini bisa lebih luas dan maksimal lagi,” tutup dia.





