Sapa Warga Bogor, Cagub Ahmad Syaikhu Fokus Pada Penguatan UMKM dan Kemenangan PKS di Jawa Barat

BOGORONLINE.com – Calon Gubernur (Cagub) Jawa Barat 2024-2029, H. Ahmad Syaikhu, yang juga menjabat sebagai Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), menegaskan pentingnya penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai salah satu pilar utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat. Dalam kunjungannya ke Bogor, ia menyampaikan optimisme bahwa PKS akan mampu meraih kemenangan pada Pilkada di Kota Bogor, Kabupaten Bogor, serta di tingkat provinsi Jawa Barat.

“Kita berharap bisa meraih kemenangan dengan perolehan suara tidak kurang dari 60%. Ini akan menjadi subsidi silang bagi daerah-daerah lainnya,” ujar Syaikhu dalam pertemuan dengan masyarakat dan kader partai, Jum’at (11/10/2024).

Untuk mencapai target tersebut, Syaikhu menekankan pentingnya peran struktur partai mulai dari tingkat DPW, DPD, DPC, hingga DPRa untuk aktif dalam mensosialisasikan pasangan calon, terutama pasangan “Asih” (Ahmad Syaikhu dan Ilham Habibie), yang diusung oleh PKS NasDem dan PPP. Ia juga menjelaskan bahwa mesin partai harus bergerak secara menyeluruh, baik melalui pertemuan langsung dengan masyarakat maupun memanfaatkan platform media sosial untuk menjangkau para pemilih muda dan generasi milenial.

Salah satu prioritas utama Syaikhu jika terpilih menjadi Gubernur Jawa Barat adalah penguatan sektor UMKM. Ia menyatakan bahwa masalah permodalan menjadi tantangan terbesar bagi UMKM di Jawa Barat. Namun, ia bersyukur karena provinsi Jawa Barat memiliki Bank BJB, yang dapat dimanfaatkan untuk memperbesar kredit usaha mikro bagi warga Jawa Barat.

“Kita perlu kebijakan dari pemerintah provinsi untuk memperbesar kredit usaha mikro. Dengan begitu, UMKM di Jawa Barat bisa bergerak lebih cepat dan mandiri,” kata Syaikhu.

Selain masalah permodalan, Syaikhu juga menyoroti perlunya peningkatan kualitas kemasan produk UMKM agar lebih menarik di pasaran. Ia menyebutkan bahwa banyak produk berkualitas yang gagal bersaing karena kemasan yang kurang menarik. Oleh karena itu, pelatihan-pelatihan terkait kemasan dan pemasaran digital akan diberikan kepada para pelaku UMKM.

“Kita harus membantu UMKM dalam hal pemasaran, terutama dengan pemanfaatan digital marketing, agar mereka bisa menembus pasar yang lebih luas, bukan hanya pasar lokal atau antar desa,” tambahnya.

Syaikhu juga menekankan pentingnya peran pemerintah dalam menyediakan tempat yang strategis bagi UMKM untuk menjual produk mereka. Menurutnya, tanpa dukungan pemerintah dalam hal penyediaan lokasi penjualan, UMKM akan sulit berkembang. Oleh karena itu, ia mengusulkan adanya sinergi antara pemerintah dan usaha besar seperti minimarket untuk memfasilitasi pemasaran produk UMKM.

“Pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota harus memberikan slot khusus bagi UMKM agar produk mereka dapat dijual di lokasi yang mudah diakses oleh masyarakat, termasuk bekerja sama dengan minimarket untuk memasarkan produk-produk UMKM Jawa Barat,” jelasnya.

Selain fokus pada UMKM, Ahmad Syaikhu juga menyampaikan kesiapan PKS dalam menjaga keadilan dan kelancaran proses Pilkada mendatang. PKS, menurutnya, telah menyiapkan tim saksi dan tim hukum yang kuat untuk meminimalisir konflik yang mungkin timbul akibat data yang tidak sesuai atau perselisihan lainnya.

“Kita sudah siapkan penguatan saksi dan tim hukum agar tidak terjadi konflik. Jika pun ada masalah, kita akan punya basis data yang kuat, bukan hanya sekedar alasan tanpa bukti,” tegasnya.

Syaikhu juga mengingatkan pentingnya menjaga hak-hak demokrasi, khususnya di daerah-daerah yang dianggap rawan konflik, dan berharap semua pihak dapat menjaga situasi tetap kondusif.

Dengan langkah-langkah strategis ini, Ahmad Syaikhu optimis bahwa PKS akan mampu meraih kemenangan di Jawa Barat, sekaligus mendorong kemajuan UMKM yang akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *