BogorOnline.com – KLAPANUNGAL
Angota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor
Achmad Fathoni mengatakan, terkait adanya dugaan Citra Mandiri Laundry
RT12/04, Desa Kembang Kuning, Kecamatan Klpanunggal, Kabupaten Bogor buang limbah sembarang belum lama ini. Pihaknya prihatin masih ada pengusaha atau oknum yang dengan sengaja membuang limbah dan mencemari sungai. Membuat dirinya mendukung penuh dan minta Dinas Lingkungan Hidup (DLH), selaku yang berwenang khususnya Bidang Penegakan Hukum untuk segera menindaknya. Secara tegas, ditutup pipa pembuangan air dari CML sehingga pencemarannya terhenti.
“Jangan menunggu ada hasil laboratorium nya dan membiarkan PT CML tetap beroperasi dan membuang limbah ke sungai. Jika perlu ditutup dulu operasionalnya. Jikapun mau tetap beroperasi, harus ketat dengan limbahnya tidak boleh dibuang ke badan sungai sama sekali,” tegasnya saat dihubungi bogorOnline.com belum lama ini melalui WhatsApp (WA) pribadinya.
Sebelumnya, Kepala Bidang (Kabid) Penegakan Hukum dan Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (LB3) Pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor Riri Agustina Lubis mengatakan, terkait adanya Citra Mandiri Laundry yang diduga buang limbah sembarangan di Desa Kembang Kuning belum lama ini. Pihaknya segera mengecek ke lokasi.
“Kita segera ke lokasi untuk melakukan tindakan,” singkatnya saat dihubungi bogorOnline.com melalui WhatsApp (WA) pribadinya Kamis (20/06/25).
Camat Galuh Sri Wahyuni mengatakan, pihaknya segera menurukan Satgas LH, (Satuan Tugas Lingkungan Hidup) dan staf kecamatan ke lokasi.
“Kita segera kroscek dugaan limbah itu bersama desa,” singkatnya saat dihubungi bogorOnline.com WhatsApp (WA) pribadinya Kamis (19/06/25).
Hal tersebut seperti visual yang didapat bogorOnline.com diduga terlihat limbah yang diduga berasal dari CML mengelir ke saluran air yang tak jauh dari lokasi. Hingga membuat air warna biru pekat dan berbusa belum lama ini. Ditambah berdasarkan pantauan dan informasi warga, limbah yang dibuang mencakup air cucian, deterjen, pewangi, dan kemungkinan bahan kimia lain yang berbahaya seperti surfaktan, fosfat, diethanolamine, alkil benzena sulfonat, alkil fenoksi, bahkan logam berat seperti besi (Fe), nitrat, nitrit, sulfat, hingga sianida.
“Iya itu ada ada limbah dibung ke saluran air dekat CML warnanya biru pekat, takutnya bisa bikin penyakit gatal,” ujar salah satu warga di lokasi belum lama ini.
Terpisah dengan adanya dugaan di Atas Wartawan mencoba konfirmasi langsung kepada Iyus selaku HRD (Human Resources Development) CML melalui WhatsApp (WA) pribadinya kemarin. Dengan mengatakan, dirinya baru mendingan dan engan sama sekali menjelaskan lebih lanjut.(rul)





