Pemkot Bogor Pastikan Kondisi Kota Aman dan Kondusif Jelang Idul Fitri 1447 H

BOGORONLINE.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melakukan patroli malam takbiran menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, Jumat (20/3/2026), guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga. Patroli dilakukan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dengan menyisir sejumlah ruas jalan utama di Kota Bogor.

Rute patroli meliputi Kantor PLN di Jalan Muslihat, Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Mawar, Jalan Merdeka, Jalan Martadinata, Jalan Sudirman, Jalan Jalak Harupat, Jalan Pajajaran, Bundaran Ekalokasari, hingga Pos Perumda Tirta Pakuan dan Pos 1A.

Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, mengatakan hasil pemantauan menunjukkan situasi kota dalam kondisi aman dan terkendali. Ia memastikan tidak ada aktivitas takbir keliling maupun kerumunan besar masyarakat.

“Yang pasti kami tadi bersama Forkopimda, Pak Wakil Wali Kota dan Pak Sekda juga hadir memastikan Bogor dalam kondisi yang kondusif,” ujar Dedie Rachim.

Ia menegaskan, dari hasil patroli lapangan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat relatif baik.

“Hampir boleh dipastikan bahwa kondisinya sangat baik, terkendali, aman, dan ketertiban masyarakat Kota Bogor berada dalam posisi kondusif,” lanjutnya.

Selain itu, Pemkot Bogor juga memastikan pelaksanaan Salat Idul Fitri pada Sabtu (21/3/2026) dapat berjalan lancar. Meski sempat terjadi hujan deras yang menyebabkan beberapa kejadian seperti pohon tumbang di tiga titik, kondisi secara umum dinilai masih aman.

“Insyaallah besok masyarakat Kota Bogor dapat melaksanakan salat Idul Fitri dalam kondisi aman, lancar, dan terkendali,” ucapnya.

Dedie juga menginstruksikan kepada petugas untuk mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan di lokasi pelaksanaan Salat Id. Ia meminta koordinasi lintas instansi, termasuk pengaturan parkir dan pengamanan di titik wisata seperti Kebun Raya Bogor.

“Saya minta agar ada personel yang membantu mengendalikan kondisi, termasuk parkir dan keramaian, agar suasana tetap tertib, aman, dan nyaman,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, rombongan juga mengunjungi kantor PLN untuk memastikan kesiapan pasokan listrik selama Idul Fitri. Dedie menekankan peran vital PLN dalam mendukung aktivitas masyarakat, terutama saat pelaksanaan ibadah.

“PLN ini sangat vital karena memastikan pasokan listrik aman, termasuk untuk pelaksanaan salat Id. Tadi kami juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih,” ujarnya.

Terkait isu Work From Home (WFH) pasca-Lebaran, Dedie menyebut kebijakan tersebut masih menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat. Ia menjelaskan, kebijakan ini berkaitan dengan dinamika geopolitik global yang berdampak pada pasokan energi nasional.

“Masyarakat perlu memahami bahwa kondisi ini tidak lepas dari dinamika geopolitik dunia. Pemerintah pusat sedang mencari solusi terbaik agar tidak terjadi gejolak,” katanya.

Ia menambahkan, pasokan listrik di Kota Bogor masih dalam kondisi aman dengan cadangan daya yang mencukupi. Namun, untuk kebutuhan bahan bakar minyak (BBM), masyarakat diimbau menyesuaikan penggunaan karena sebagian masih bergantung pada impor.

Terkait Open House, Dedie menyebut tidak menyiapkan agenda khusus open house saat Idul Fitri, namun tetap terbuka bagi masyarakat yang ingin bersilaturahmi.

“Saya tidak menyiapkan secara khusus, tetapi tentu tidak mungkin menolak masyarakat yang datang berkunjung,” tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *