BOGORONLINE.com – Pengurus Cabang (PC) Pemuda Al-Irsyad Al-Islamiyyah Kota Bogor resmi dilantik untuk masa bakti 2026–2029. Pelantikan berlangsung di Salak Hotel Bogor, Jumat malam (16/10/2026), bertepatan dengan puncak peringatan Milad ke-112 Al-Irsyad Al-Islamiyyah.
Mengusung tema “Bukan Sekadar Tumbuh, Tapi Berdampak untuk Ummat”, kepengurusan baru tersebut menargetkan penguatan kemandirian ekonomi, perluasan kegiatan sosial, serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat, termasuk melalui rencana pembentukan Posko Bantuan Hukum.
Ketua Pengurus Besar (PB) Pemuda Al-Irsyad Al-Islamiyyah, Sami Muhamad Hilabi, mengapresiasi perkembangan organisasi di Kota Bogor. Ia berharap PC Pemuda Al-Irsyad Kota Bogor dapat menjadi contoh bagi kepengurusan di daerah lain.
“Alhamdulillah, 112 tahun Al-Irsyad Al-Islamiyyah hadir di Indonesia. Ini perjalanan yang panjang dan tidak mudah. Pelantikan yang semeriah ini membuktikan organisasi kita tidak melemah karena tua, melainkan makin menguat. Bogor selama ini memiliki langkah yang lebih dulu dan selalu menjadi contoh. Ke depan, kami ingin menjadikan PC Pemuda Al-Irsyad Kota Bogor sebagai barometer nasional bagi cabang-cabang lainnya di Indonesia,” tegas Sami.
Ia juga menyoroti kegiatan kemanusiaan dan kolaborasi Pemuda Al-Irsyad Kota Bogor yang dinilai responsif serta mendapat apresiasi dari masyarakat dan pemerintah daerah.
Sementara itu, Ketua PC Pemuda Al-Irsyad Kota Bogor yang baru dilantik, Ammar Fadhli Askar, menyatakan bahwa kepengurusan periode 2026–2029 akan melanjutkan program yang telah berjalan sekaligus memperluas manfaatnya bagi masyarakat.
Dengan dukungan 21 pengurus inti dan sekitar 40 anggota aktif, organisasi tersebut memprioritaskan pengembangan program sosial serta pembentukan badan usaha untuk menopang kemandirian finansial.
“Kami mengusung semangat baru untuk meneruskan dan memperbesar dampak yang sudah ada di Kota Bogor. Selama tiga tahun ke depan, fokus kami adalah program-program besar yang berdampak langsung ke warga sekitar. Saat ini kami mulai membentuk badan usaha, sebab gerakan pemuda butuh ‘bensin’ atau kemandirian finansial agar manfaat yang disebar bisa lebih luas,” jelas Ammar Fadhli Askar.
Selain penguatan ekonomi, Pemuda Al-Irsyad Kota Bogor tengah menyiapkan program bantuan hukum bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan.
“Kami sedang menyiapkan pembentukan Posko Bantuan Hukum yang diinisiasi oleh Sekretaris PC. Tujuannya sederhana, kami ingin membantu warga atau masyarakat yang kurang paham hukum dan membutuhkan pendampingan agar bisa mendapatkan keadilan,” tambahnya.
Ammar juga menegaskan bahwa Al-Irsyad Al-Islamiyyah merupakan organisasi Islam yang terbuka bagi seluruh masyarakat Indonesia, bukan organisasi eksklusif bagi keturunan Arab.
“Al-Irsyad ini organisasi Islam Indonesia yang terbuka untuk umum. Pendiri kami memang Syekh Ahmad Surkati dari Sudan, sehingga secara historis banyak keturunan Timur Tengah di kepengurusan. Namun tidak ada aturan khusus dalam AD/ART yang membatasi, anggota kami sangat beragam dari berbagai kalangan masyarakat,” terangnya.
Dukungan terhadap kepengurusan baru juga disampaikan Ketua PC Al-Irsyad Al-Islamiyyah Kota Bogor, Ammar Cholid Askar. Ia menilai peran pemuda penting untuk memperkuat tiga pilar utama organisasi, yakni pendidikan, dakwah, dan sosial.
“Pemuda adalah mesin penggerak. Jika kita bersama dan bersinergi, semua tantangan bisa diselesaikan dengan tuntas. Saat ini kita terus memperkuat tiga pilar utama—pendidikan, dakwah, dan sosial. Di bidang pendidikan, kami sedang bersiap merencanakan pengembangan sekolah dari jenjang dasar hingga pembangunan SMA,” ujar Ammar Cholid.
Ketua Yayasan Al-Irsyad Al-Islamiyyah Kota Bogor, Amir Hakim Balweel, turut mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan menghindari perpecahan di lingkungan organisasi yang telah berusia lebih dari satu abad tersebut.
“Organisasi yang sudah dirawat selama 112 tahun ini jangan sampai mudah terpecah atau diadu domba. Saya tekankan bahwa pemuda harus menjadi benteng utama persatuan Al-Irsyad Al-Islamiyyah Kota Bogor. Gesekan masa lalu sudah selesai, sekarang saatnya semua elemen Yayasan, Pimpinan Cabang, dan Pemuda bersinergi bersama,” tegas Amir Hakim.
Ia menambahkan, yayasan siap mendukung pengembangan program kerja Pemuda Al-Irsyad sekaligus mendorong lahirnya generasi penerus kepemimpinan organisasi.
Puncak peringatan Milad ke-112 Al-Irsyad Al-Islamiyyah di Kota Bogor juga dimeriahkan dengan kegiatan jalan sehat dan pawai yang mengelilingi kawasan Al-Irsyad Bogor.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 750 murid bersama keluarga besar Al-Irsyad, dengan jumlah peserta keseluruhan mencapai lebih dari 1.000 orang dari berbagai generasi.
Acara turut dihadiri perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan ratusan undangan. Rangkaian kegiatan diawali dengan atraksi marching band, penampilan mengaji anak-anak Sekolah Luar Biasa (SLB), serta pemberian penghargaan kepada tokoh dan sesepuh yang dinilai berjasa dalam memajukan Al-Irsyad Al-Islamiyyah di Kota Bogor.
Pelantikan pengurus baru tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antarelemen organisasi, memperluas pengabdian kepada masyarakat, serta menjaga keberlanjutan kepemimpinan Al-Irsyad Al-Islamiyyah di Kota Bogor.





