Bogoronline.com – DPRD Kabupaten Bogor meminta pemerintah Kabupaten Bogor menyiapkan skenario terburuk untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 di Bumi Tegar Beriman. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Agus Salim mengatakan, langkah anstipasi sangat diperlukan mengingat aktifitas warga di hari menjelang dan pasca hari raya Idulfitri cukup padat.
“Dari sisi tindakan preventif (penyekatan dan pembatasan kunjungan wisata) kami apresiasi. Kami lihat petugas dengan sangat baik menjalankan tugasnya. Akan tetapi, tentu ada saja tindakan-tindakan di luar dugaan,” kata Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Agus Salim, Selasa (18/5).
Karena itu, Politisi PKS tersebut meminta pemerintah daerah dan stakeholder untuk siaga kondisi paling buruk, untuk menghindari kluster baru Covid-19 pasca libur lebaran. Dia juga meminta, agar pemerintah menimbang penyekatan tambahkan terhadap baik-buruknya dampak yang akan terjadi.
“Lihat perkembangan, khawatir kan kerinduan mereka kepada kampung luar biasa, yang pasti pemerintah harus tetap siaga,” pungkasnya. (egi)





