Cibinong – Piala Bupati Cup U-19 2022 kembali menuai polemik, tanda supporter dan pemain belum siap bertanding dengan fairplay. Pasalnya, keributan kembali terjadi pada pertandingan antara tim kecamatan nanggung dengan kecamatan Ciseeng di lapangan Gunungsindur, Kamis (9/6).
Ketua Panitia Bupati Cup U-19 2022, Iswahyudi membenarkan viralnya video aksi memalukan pada pertandingan kedua tim tersebut terjadi dalam pertandingan Bupati Cup di Kecamatan Gunungsindur.
“Iya betul (Keributan di Gunungsindur). Jadi besok 40 kecamatan kita undang semua di menejer metting. kita tarik semua pertandingan ke pusat,” kata Iswahyudi kepada Bogoronline.com.
Tak hanya itu, Iswahyudi juga menyampaikan bahwa pertandingan di seluruh venue se-Kabupaten Bogor tunda. “Kecuali di lapangan Bola Yon Armed Sukaraja, Armed tetap jalan” katanya.
Sebelumnya, kericuhan juga terjadi di beberapa pertandingan pada beberapa venue. Padahal, Panitia tingkat kabupaten Bogor sudah mengantisipasi sejak dini adanya hal-hal yang tidak diinginkan dalam kompetisi tingkat kabupaten itu.
“Kita sering ingatkan di beberapa pertemuan seperti di MCM (Match Coordination meeting) dan beberapa pertemuan lainnya untuk mengedepankan kondusifitas pertandingan atau benturan baik antara pemain maupun penonton,” katanya.
Iswahyudi mengaku, dalam beberapa pertemuan itu juga tidak hanya membahas tentang bagaimana menjaga kondusifitas, tapi juga sanksi terhadap tim yang melanggar peraturan-peraturan, utamanya peraturan terkait kondusifitas.
“Kita dari awal di regulasi sanksi sudah ada, tapi mungkin ini dampak euforia penonton karena 3 tahun lamanya pertandingan tanpa ada penonton,” katanya.
Hingga saat ini, Iswahyudi belum memberikan keterangan lebih terkait rencana pembahasan yang akan dilakukan dengan seluruh manager tim di 40 kecamatan itu.





