CIBINONG- Penjara khusus teroris di Komplek Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT), Kecamatan Citeureup, Desa Sanja, Kabupaten Bogor ditarget beroperasi pada pertengahan tahun 2017 mendatang. Perangkat beserta petugas sudah siap. Bahkan, Kepala Lapas Klas II telah ditetapkan.
Kepala Lapad Khusu Teroris, Dannie Firmansyah hadir saat pemberian remisi Hari Kemerdekaan 17 Agustus terhadap 691 napi di Lapas Pondok Rajeg.
Kepada BogorOnline.com, Dannie mengaku masih menyiapkan sistem serta program-program sembari menunggu fisik lapas dibangun oleh pemerintah pusat.
“Kalau pejabatnya sudah siap semua. Tinggal bangunan fisiknya belum ada. Ditarget sih pertengahan 2017 sudah beroperasi,” kata Dannie.
Berita Terkait : Masa Depan Napi Dijamin
Kemungkinan, kata dia, napi teroris di lapas-lapas yang tersebar di seluruh Indonesia bakal ditampung ditempatnya. “Nanti kan ada asesmen lagi bagaimana prosedurnya. Lihat saja nanti kalau sudah beroperasi bagaimana sistemnya,” pungkasnya. (Cex)





