Korban pengeroyokan Anggota JKU Meninggal Dunia

bogorOnline.com
Romli (40) anggota Jaringan Komunikasi Udara (JKU) Bogor korban pengeroyokan di cafe cery Desa Bojong Kecamatan Klapanunggal akhirnya meninggal dunia. Meski sempat mendapat perawatan intensif, namun nyawa korban tidak dapat tertolong lantaran mengalami luka cukup parah pada bagian kepala. Sejauh ini, Polsek Klapanunggal yang menangani kasus tersebut baru berhasil menangkap dua orang pelaku. Sementara satu pelaku berinisial EM masih dalam pengejaran pihak kepolisian sektor klapanunggal.Kanit Reskrim Polsek Klapanunggal, Ipda Yayan Sofyan Suri mengatakan, dari informasi pihak keluarga, korban meninggal dunia pada Jumat (5/2) dini hari di RS Cibitung akibat luka pada bagian kepala.

“Kami kemudian membawa korban ke RS Polri untuk di visum guna keperluan penyidikan. Saat ini korban sudah dimakamkan oleh pihak keluarga,” ujarnya.

Terkait satu orang pelaku yang belum tertangkap, Yayan mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pengejaran dan menangkap pelaku. “Saya sudah instruksikan anggota untuk melakukan pencarian dan menangkap pelaku,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan jika Romli (40) menjadi korban penganiayaan tiga orang warga Desa Cikahuripan di sebuah cafe di Desa Bojong. Untuk sementara pihak kepolisian menyampaikan jika motif pengeroyokan hingga korban meninggal tersebut lantaran terjadi perselisihan dan “adu mulut”. Selain mengeroyok korban, pelaku juga merusak sepeda motor milik korban di tempat kejadian. (Fix)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.