by

Anton Dekat Dengan Rakyat Peduli Pembangunan Infrastruktur Hingga Masalah Sosial

 

29 Januari 2016, Dengar Pendapat dengan Masyarakat Desa Jagabaya, Bogor

desa jagabaya

 Pada hari Jum’at 29 Januari 2016, selepas ibadah sholat Jum’at, H. Anton Sukartono Suratto, M.Si, Anggota DPR RI periode 2014-2019 dari Fraksi Partai Demokrat, berkunjung ke Desa Jagabaya, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor. Sebagai anggota DPR RI yang berada di Komisi V dan membawahi bidang-bidang seperti pembangunan infrastruktur dan transportasi, Anton Suratto rajin bersilaturahmi dan menghimpun aspirasi dari para konstituennya.

Tidak hanya concern terhadap isu-isu perumahan rakyat, Anton Suratto juga menunjukkan kepeduliannya melalui berbagai program bantuan sosial yang berkaitan dengan ketahanan pangan serta pendidikan. Selain memberikan bantuan berupa alat pertanian dan irigasi, beliau juga peduli terhadap kelayakan bangunan sekolah dan kesejahteraan siswa kurang mampu di Kabupaten Bogor. Ia berharap warga yang tinggal di Kabupaten Bogor dan pemerintah daerah setempat dapat mensukseskan berbagai program kerja yang akan dijalankannya selama masa jabatan berlangsung.

15-17 Februari 2016, Kunjungan Kerja BURT ke Malang

 2-BURT-Malang

Tim Kunjungan Kerja Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI melihat dari dekat layanan kesehatan di RS Lavalette Malang Jawa Timur sebagai RS Provider pemberi layanan program Jamkestama (Jaminan Kesehatan Utama) sekaligus berdialog dengan direksi rumah sakit beserta PT Jasindo (Jasa Asuransi Indonesia). Kunjungan ini dilakukan untuk mendengar dan menghimpun masukan terkait pelaksanaan Perpres No.68 Tahun 2014 tentang Program Jaminan Kesehatan bagi Pejabat Negara.

Anton Sukartono Suratto, M.Si selaku salah satu anggota BURT ingin mendengar langsung dan mengetahui kendala-kendala apa saja yang dihadapi rumah sakit provider dalam melaksanakan program Jamkestama bagi anggota DPR RI beserta keluarganya. Keberadaan RS provider di daerah sangat penting karena mobilitas anggota dewan sangat tinggi terutama saat melakukan kunjungan pengawasan ke daerah-daerah. Ia berharap ada prosedur standar baik dari segi pelayanan maupun peralatan sehingga upaya penyelamatan dalam kondisi darurat bisa berhasil optimal. Layanan RS di daerah-daerah harus dipastikan mampu memiliki standar yang sama dengan Jakarta – cepat dan sigap dalam pelayanan serta didukung peralatan yang memadai.

22-24 Februari 2016, Rapat Konsinyering MPR ke Pontianak

 3-pontianak

Pimpinan dan anggota Badan Sosialisasi MPR RI menggelar rapat konsinyering di Pontianak pada tanggal 22-24 Februari 2016 kemarin. Badan sosialisasi MPR RI membahas rencana kegiatan yang akan mereka lakukan selama satu tahun ke depan. Tidak hanya itu, mereka juga membahas isu-isu strategis yang sedang ramai dibicarakan diberbagai media, salah satunya terkait isu LGBT.

Badan Sosialisasi MPR RI merasa memiliki tanggung jawab untuk mensosialisasikan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, sehingga para pimpinan MPR RI pun menyampaikan kekhawatiran mereka karena saat ini kelompok LGBT semakin berani untuk ‘coming out’. Pimpinan MPR RI berpendapat bahwa LGBT bertentangan dengan Pancasila – terlepas dari berbagai argumen pro dan kontra yang disampaikan oleh berbagai pihak di media massa. Selain membicarakan mengenai isu-isu strategis, dalam rapat ini MPR RI juga membahas mengenai wacana amandemen terbatas UUD 1945.

 

 

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed