by

Dompet Dhuafa dan MUI Bahas LGBT

Kemang – bogoronline.com – Gencarnya kampanye lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) membuat sejumlah ulama yang tergabung dalam MUI khawatir, bersama Dompet Dhuafa Zona Madina, Kamis (10/03) kedua lembaga itu menggelar sosialisasi pencegahan LGBT di Kecamatan Kemang yang diikuti 17 kepala desa dari tiga kecamatan, yakni Kemang, Tajurhalang dan Ciseeng.

“Lewat seminar ini, kami meminta para pelaku LGBT kembali kepada fitrah, karena hubungan sesama jenis itu dilarang dalam ajaran agama manapun,” kata Direktur Zona Madina Herman Budianto.

Herman mengatakan, Dompet Dhuafa bersama MUI Kabupaten Bogor, tak akan lelah dan bosan akan terus mensosialisasikan masalah LGBT ini kepada seluruh lapisan masyarakat. “Para aktivis yang mendukung kampanye LGBT ini harus dilawan, karena mereka melawan fitrah manusia, caranya dengan sosialisasi dan dakwah,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Herman meminta para orang tua aktif mengawasi perilaku anak-anaknya. “Peran orang tua di rumah sangat penting, untuk mencegah anggota keluarganya terserang LGBT, artinya orang tua tidak bisa lagi masa bodoh,” ungkapnya.

Menurut Herman, para pelaku LGBT rentan terserang penyakit mematikan seperti HIV/AIDS. “Hubungan sesame jenis itu lebih berbahaya dibandingkan dengan lawan jenis,” pungkasnya. (Zah)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed