Korban Tewas Bom Brussels Bertambah Menjadi 26 orang

Brussels, bogoronline.com –  Jumlah korban tewas dalam serangkaian serangan di Brussels, Belgia, masih terus bertambah. Data terbaru yang dirilis kementrian kesehatan Belgia menyebut jumlah korban tewas kini mencapai 26 orang, sementara lebih dari 100 orang terluka.

Menteri Kesehatan Belgia, Maggie de Block, mengkonfirmasi jumlah korban tewas akibat ledakan di bandara Zaventem mencapai 11 orang, sementara 11 lainnya terluka. Penyidik Belgia menyatakan ledakan terjadi akibat bom bunuh diri, tetapi belum ada rincian lebih lanjut soal informasi ini.

Sedangkan ledakan di stasiun metro Maelbeek menyebabkan 15 orang tewas dan 55 lainnya terluka, termasuk 10 orang yang berada dalam kondisi kritis, menurut pihat berwenang metro Belgia.
Dikutip dari The Guardian, Sarah, seorang saksi mata yang berada di salah satu gedung institusi Uni Eropa di Jalan Rue Belliard, yang berjarak kurang dari 500 meter dari stasiun Maelbeek, menyatakan bahwa ledakan itu telah dikontrol oleh petugas penjinak bom.

Perdana Menteri Belgia, Charles Michel, mengutuk serangan itu dan menyebutnya tindakan “yang buta, kejam dan pengecut.”

“Kita harus menghadapi ini dalam solidaritas, bersatu, bersama,” kata Michel.

 

Sementara Perdana Menteri Perancis, Francois Hollande menyatakan, “Saya menyampaikan solidaritas kepada rakyat Belgia. Lewat serangan Brussels, seluruh Eropa diserang,” dikutip dari CNN.

Hollande dilaporkan mengadakan rapat mendadak dengan beberapa menteri senior usai rangkaian ledakan di Brussels, Belgia, pada Selasa pagi waktu setempat.

Menurut keterangan dari kantor kepresidenan Perancis, jajaran kabinet yang turut hadir dalam rapat tersebut adalah Perdana Menteri, Manuel Valls; Menteri Dalam Negeri, Bernard Cazeneuve; dan Menteri Pertahanan, Jean-Yves Le Drian.

Seperti dilansir Reuters, Cazeneuve mengatakan bahwa Perancis akan menerjunkan 1.600 personel polisi tambahan di jalur transportasi publik dan daerah perbatasan dengan Belgia.

Untuk menunjukkan solidaritas, warna bendera Belgia juga akan dinyalakan di Menara Eiffel di Perancis malam ini.

 

The Guardian melaporkan sepucuk senapan Kalashnikov ditemukan di lokasi ledakan di bandara Zaventem. Senapan jenis ini biasa digunakan oleh simpatisan ISIS. Meski demikian, belum ada informasi lanjutan soal hal ini.

Rangkaian serangan di Belgia tersebut dimulai dengan dua ledakan di Bandara Zaventem, Brussels. Berselang tak sampai satu jam, ledakan kembali terjadi di Stasiun Metro Maelbeek yang terletak hanya 14 kilometer dari Zaventem.

Dua insiden beruntun ini terjadi hanya berselang beberapa hari setelah aparat keamanan menangkap salah satu tersangka pelaku serangan teror Paris, Salah Abdeslam, di Brussels pada Jumat (18/3) lalu.

Abdeslam merupakan satu-satunya tersangka serangan Paris yang berhasil ditangkap dalam keadaan hidup. Pengacara Abdeslam mengatakan bahwa kliennya akan bekerja sama dengan penyidik kepolisian dan memberikan informasi berharga tentang jaringan militan di balik serangan yang menewaskan 130 orang itu. (ful/cnn)