Pelajaran Dari Tukang Ojek Untuk Ignasius Jonan

Pemerinta sebagai pengayom rakyat dan punya wewenang untuk menentukan aturan dan kebijakan, saat ini kembali diuji untuk menentukan kebijakan yang bijaksana. Ujian itu saat ini datang dari tuang ojek. Betapa tidak pola transportasi berbasis online yang saat ini menjadi jasa tumpangan paforit dan solusi bagi warga yang butuh tumpangan cepat dan simpel justru menjadi polemik sampai pengerahan masa menimbulkan korban jiwa.

Bukan itu saja, Pemerinta yang saat ini kita harapkan mampu memberikan kenyamanan dalam menjalankan roda pemerintahannya justru malah mengeluarkan kebijakan yang tumpang tindih dengan aturan.

Belum lama ini Mentri Perhubungan Ignatius Jonan menyebut, dikeluarkannya surat pelarangan ojek dan taksi daring seperti Go-Jek, Go-Box, Grab Bike, Grab Car, Blue Jek dan Lady-Jek, beroperasi karena telah melanggar Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya.

Jonan memberitahukan isi Undang-undang Nomor 22 tahun 2009 tentang angkutan jalan, yang memang kendaraan roda dua tidak dimaksudkan untuk transportasi publik atau transportasi umum.

Namun pernyataan Jonan justru tak sesuai dengan bunyi sejumlah pasal dalam UU yang dia maksud. Pasal 47 ayat 2 poin 1 huruf a UU Nomor 22 Tahun 2009 menyatakan, kendaraan bermotor seperti sepeda motor masuk dalam jenis dan fungsi kendaraan yang dapat dijadikan sebagai angkutan umum.

Nah ini di pak Mentri, masyarakat era moeren ditengah persaingan yang begitu ketat butuh pola hidup yang simpel, cepat dan tepat. Sementara model angkutan sistem online sudah berada dihati idolnya. Jika pengemudi konvensional menurunkan masa dengan jumlah besar untuk menghentikan operasional transportasi online, tidak menutup kemungkinan pengemudi online juga melakukan hal yang sama.

Disisi lain karena penghasilannya terganggu bagi pengendara angkutan konvensional. Pemerintah juga harus memperhatikan dan diuji untuk memberikan solusi alternatuve dengan mengeluarkan kebijakan yan bijaksana.

Selamat Membaca.

Aldi Supriyadi
Direktur PT. Bogor Samudra Media

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.