Dewi Dan Nano Pegawai Teladan Kecamatan Leuwiliang

LEUWILIANG – bogoronline.com – Guna memotivasi keharmonisan dan membangun kedisiplinan kerja dikalangan staf pegawai Kecamatan, Rabu (22/6) kemarin, Dewi dan Nano dua pegawai staff Kecamatan Leuwiliang diberikan penghargaan oleh Camat berserta jajaran sebagai pegawai teladan kecamatan tahun 2016.

Bentuk penghargaan yang diberikan kepada kedua pegawai teladan tersebut, diantaranya berupa Pelakat tanda penghargaan dan uang pembinaan.

Chairuka Jhudyanto, Camat Leuwiliang mengatakan, pengukuhan pegawai teladan kepada dua pegawai kecamatan tersebut sebagai bentuk perhatian dari seorang pimpinan kepada pegawainya yang berprestasi.

“Nah, bagi pegawai yang bandel apalagi doyan melanggar aturan, sudah pasti kami kenakan sangsi hukuman.”kata Chairuka Jhudyanto, Camat Leuwiliang kepada Bogor Online.

Dikatakan Camat, sebelum pihaknya memberikan penghargaan kepada kedua staffnya tersebut sebagai pegawai teladan, selama dalam tugasnya selalu dipantau, dimonitor, sampai pada agenda penilaian.

“Tim khusus yang dibentuk untuk menentukan siapakah yang berhak mendapat anugrah pegawai teladan, terdiri dari Camat, Sekretaris camart, beserta anggota tim lainnya. Dan penilaian pun akhirnya jatuh kepada Ibu Dewi dan pak Nano.”terangnya.

Lebih lanjut dikatakan Camat, dalam menentukan kriteria penilaian yang ditetapkan, diantaranya jadwal kehadiran, kemudian kinerja, prilaku, loyalitas, prestasi, dedikasi dengan sikap yang tidak pernah tercela, serta dengan banyak unsur penunjang lainnya.

“Program Pegawai teladan ini dilaksanakan setiap tiga bulan sekali, dan akan terus dievaluasi, tujuannya guna memberikan contoh teladan kepada staff pegawai lainnya, agar bisa tampil serupa untuk kemajuan dan kesinergisan kinerja kecamatan dalam melaksanakan pelayanan kepada masyarakatnya.”ujarnya.

Camat menghimbau, agar semua pengawai kecamatan senantiasa mau melaksanakan tugas dengan sebaik baiknya sesuai tupoksi dan tetap terus disiplin serta brdedikasi tinggi, saling manjaga kekompakan, bahkan tim kerja kecamatan tidak saling menonjolkan ego keseksiannya.

“Hal ini untuk membangun semangat dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,.”tukasnya.

Dewi, staff kecamatan Leuwiliang yang terpilih sebagai pegawai teladan, menuturkan, predikat yang disandangnya sebagai pegawai teladan tersebut, akan tetap selalu dijaga, terutama untuk memotivasi diri sendiri dalam melakukan pelayanan kepada warga masyarakat Leuwiliang disehari hari.

“Saya berharap, bukan saya saja yang bisa memperoleh predikat ini, tetapi semua rekan rekan sesama pegawai lainnya, juga bisa menyandang predikat yang sama.”pungkasnya. (EBIM)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.