Sambil Bagi Sembako, Warga Diberitahu Soal PAD dan APBD

Turun ketengah masyarakat yang telah menitipkan suaranya merupakan hal yang wajib dilakukan oleh setiap anggota parlemen, dari mulai yang berkedudukan di DPRD kabupaten/kota, provinsi hingga DPR – RI.

Karena selain untuk menghindari adanya kesan kacang lupa akan kulit. Kehadiran seorang anggota parlemen di tengah-tengan masyarakat dibutuhkan, untuk menyerap aspirasi terkait permasalahan pembangunan.

“Turun ketengah masyarakat tak hanya melulu dilakukan saat reses. Tapi, kalau bisa setiap ada waktu luang, sebab dengan begitu, kita bisa melihat langsung apakah program pembangunan yang dijalankan pemerintah berhasil atau tidak,” kata Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Saptariyani, Minggu (26/06), disela acara pembagian sembako bagi warga Kelurahan Karadenen, Kecamatan Cibinong, bertempat di kediaman tokoh masyarakat Bumi Karadenan II Heri Ortega.

Ajang temu kangen dengan warga ini kata Saptariyani, dimanfaatkannya untuk mensosialisasikan program-program pembangunan termasuk soal apa itu Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan apa itu Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Agar mudah dimengerti atau dicerna, sosialisasi disampaikan dengan bahasa sedernaha dengan contoh konkrit kehidupan dalam keluarga. Alhamdulillah, banyak warga yang mulai mengerti akan hak dan kewajibannya sebagai warga Kabupaten Bogor,” ujar istri dari mantan Wakil Bupati Karyawan Faturachman ini.

Terkait pembagian sembako diacara sosialisasi, Saptariyani  mengatakan, sembako itu bagian dari rasa pedulinya bersama keluarga besar Heri Ortega kepada warga.

“Apalagi sekarang ini kan momennya tepat, di saat Ramadhan dan menjelang Idul Fitri. Intinya Keluarga Besar Karyawan Faturachman dan Keluarga Heri Ortega ingin berbagi kebahagian dengan warga sekitar,” ungkapnya.

Heri Ortega menambahkan, pembagian sembako dengan mengajak serta Wakil Ketua DPRD dari PDI Perjuangan itu sudah lama direncanakan. “Ya walau pada saat acara sempat turun  hujan, namun antusias warga untuk mendengarkan materi sosialisasi tentang PAD dan APBD yang disampaikan Bu Saptariyani cukup tinggi,” katanya.

Heri mengatakan, pembagian sembako ketika Ramadhan merupakan kegiatan rutin. “Insya Allah, pembagian sembako ini akan dilaksanakan di lima titik dan sekarang tinggal dua titik lagi, yakni ditempat saya usaha dan di rumah kediaman mertua,” pungkasnya. (zah)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.