bogorOnline.com
Setelah sempat mogok kerja puluhan pekerja bangunan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor kemarin.
Maka Sekretaris DPRD Kabupatem Bogor, Nuradi mengatakan, kejadian diatas karena kesalah pahaman saja antar para pekerja dan pengembang pembangunan gedung dewan.
“Sudah diselesaikan, hanya miskomunikasi dangan pelaksana di lapangan,” kata Nuradi saat dihubungi bogorOnline.com.
Sebelumnya, Sono (33) salah seorang pekerja bangunan mengatakan, dia dan puluhan kuli lainnya memilih mogok kerja lantaran haknya sebagai pekerja belum juga diterima hingga saat ini.
“Namanya kuli dijanjiin dua minggu ya harus tepat waktu. Jangan diulur-ulur, kami juga butuh uang untuk dikirim ke keluarga dikampung dan bayar utang diwarung,” keluhnya saat ditemui bogorOnline.com di gedung Dewan Sabtu (6/8/16).(rul)





