Awasi Distribusi Gas Tabung Melon

Tajurhalang – Berparas cantik dan muda membuat Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Tajurhalang Ria Marlisa menjadi primadona.

Apalagi, wanita berhijab ini, tak sungkan turun kelapangan, untuk mengawasi pelaksanaan pembangunan serta kegiatan perekonomian masyarakat, termasuk memantau ketersedian gas elpiji tabung melon.

“Gas melon, yang diperuntukan keluarga kurang mampu beberapa hari lalu sulit didapatkan, namun sekarang setelah melakukan sidak, pasokannya kembali normal harganya pun tak melonjak,” kata Ria, Selasa (11/11).

Ria meminta, pemilik pangkalan dan pengecer tidak mengambil untung terlalu gede dari penjualan gas melon. “Harga gas melon itu kan disubsidi pemerintahan, karena peruntukannya khusus bagi keluarga berpenghasilan rendah dan para pelaku usaha mikro dan kecil. Kami minta, mereka yang diberikan kepercayaan mendistribusikan gas ukuran tabung tiga kilogram ini tidak mempermainkan harga,” ujarnya.

Ria menyarankan, warga yang memiliki penghasilan di atas rata-rata tidak menggunakan gas melon. “Warga yang memiliki kemampuan ekonomi sebaiknya menggunakan gas 12 kilogram, yang harganya tidak disubsidi. Gas melon sering langka, karena antara jumlah pasokan dan permintaan tak sebanding,” jelasnya.

Selain dibidang ekonomi dan distribusi barang, Ria tak pernah lepas memantau pembangunan infrastruktur yang ada di wilayahnya. Tahun 2016 ini, di  Kecamatan Tajurhalang  ada beberapa proyek pekerjaan pisik, selain renovasi rumah dinas camat dan pagar kantor, di beberapa desa terdapat proyek pembangunan jalan dan jembatan.

“Saya berharap, pelaksana yang diberi kepercayaan mengerjakan proyek APBD tak mempermainkan kualitas, sebab proyek yang dibangun itu untuk kepentingan rakyat,” pungkasnya. (Iwan S Pamungkas)