Angkot Kabupaten Dilarang Masuk Kota, Itu Bukan Pelayanan

BogorOnline.com, CIBINONG- Belakangan, sempat beredar kabar jika angkutan umum dari Kabupaten Bogor, tidak boleh menuju Kota Bogor, seperti misalnya trayek 08 jurusan Citeurep-Pasar Anyar.

Tentunya, ini menjadi polemik bagi masyarakat. Jika itu benar-benar terjadi, maka masyarakat yang hendak menuju Pasar Anyar menaiki angkutan umum 08, harus menyambung di perbatasan kota/kabupaten di sekitaran Pasar Ciluar, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.

“Repot juga yah kalau seperti itu mah. Malah jadi dua kali ongkos dan makan waktu. Menurut saya macet bisa makin parah. Karena di batas kota/kabupaten, past banyak angkot ngetem,” kata Rissa (20) warga Kelurahan Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kamis (17/11).

Dudi Rukmayadi

Dudi Rukmayadi

Sementara itu, Kepala Bidang Terminal dan Angkutan Jalan pada DLLAJ Kabupaten Bogor, Dudi Rukmayadi menjelaskan, kewenangan AngkutaN Kota Dalam Provinsi (AKDP) merupakan domain Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Di Indonesia ini, ada tiga jenis pelayanan, Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP), AKDP dan Angkutan Perkotaan/Desa. AKAP domainnya di pemerintah pusat, AKDP di provinsi dan Angkutan Kota/Desa baru di pemerintah kota/kabupaten,” kata Dudi kepada BogorOnline.com, Kamis (17/11).

“Nah, kalau Kota Bogor bilang angkot kabupaten banyak masuk dan bikin macet, tanyakan ke provinsi. Karena yang mengeluarkan izin disana. Kalau di kita (kabupaten) sejak 2009 sudah tidak lagi mengeluarkan penambahan angkutan. Tidak tahu juga kalau di provinsi mengeluarkan izin,” tegasnya.

Tapi, kata dia, pemerintah provinsi sebelum mengeluarkan izin, bisa meminta administrasi teknis ke kota/kabupaten. Tapi, tanpa itu pun provinsi tetap bisa mengeluarkan.

“Jika ada larangan angkot kabupaten tidak boleh masuk kota, itu namanya bukan pelayanan. Seharusnya yang dicari itu solusi bagaimana. Toh kabupaten tidak pernah melarang angkot hijau (kota) masuk ke kabupaten. Karena demi pelayanan,” tukasnya.

Menurut Dudi, beberapa trayek AKDP dari kabupaten ke kota, diantaranya angkot bernomor 08 Citeurep-Pasar Anyar, 06 Parung-Merdeka, 07 Bojonggede-Pasar Anyar. (Cex)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.