Cegah Peredaram Narkoba, Eks Pecandu Dilibatkan Jadi Penyuluh

BogorOnline.com, CIGOMBONG- Badan Narkotika Nasional (BNN) melibatkan sejumlah mantan pencandu, untuk mengikuti kegiatan penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkotika. Pelibatan mantan pencandu ini, untuk menunjukan kepada mereka yang masih menggunakan narkotika, jika mereka bisa sembuh.

“Kalau mengikuti rehabilitasi, Insya Allah semua pencandu narkotika bakal sembuh, buktinya kami membawa mantan pencandu yang 99 sembuh ikut penyuluhan bahaya narkotika kepada warga Kecamatan Cigombong,” kata Munawir Marzuki, ketua panitia pelaksana.

Munawir yang merupakan mantan pencandu narkotika mengaku, awalnya pesimis bisa sembuh, namun karena keinginan yang kuat dan dorongan keluarga, saat ini dirinya berhasil keluar dari ketergantungan narkotika, bahkan aktif mengkampanyekan gerakan pencegahan narkotika diberbagai daerah.

“Saya bersama rekan-rekan mantan pencandu mendirikan sebuah yayasan yang diberina nama Besaki (Bersama Kita Pulih). Gerakan yayasan ini aktif berkampanye bersama BNN tentang bahaya penyalahgunaan narkotika,” ujarnya.

Munawir lebih lanjut mengatakan, mantan pencandu yang tergabung dalam Yayasan Besaki, mayoritas menyesali perbuatannya, lantaran menjadi budak narkotika. “Kami semua sembuh, setelah direhabilitasi di BNN, Lido, Kecamatan Cigombong,” jelasnya.

Besaki kata Munawir lagi, tahun depan akan menjalin kerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, agar saat penerimaan siswa baru khusus SMA/SMK diadakan tes urine. “Rencana ini sudah kita sampaikan ke Pemerintah Kabupaten Bogor melalui BNNK setempat,” katanya.

Humas BNN Acang Hasanudin mengatakan, penyuluhan bahaya narkotika yang dilakukan para mantan pencandu ini, untuk memberikan contoh pada generasi muda, agar menjauhi narkotika. “Mantan pencandu ini menjelaskan betapa tersiksanya hidup dalam jeratan narkotika. Syukur alhamudulillah sekarang mereka telah sembuh dan aktif membantu BNN,” tutupnya. (Zah)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.