Stop Alihfungsi Sawah!

BogorOnline.com, CIBINONG- Khawatir lahan sawah menyusut, Dinas Pertanian dan Kehutanan (Distanhut) Kabupaten Bogor, bakal mengajukan Peraturan Daerah (Perda) Tentang Lahan Sawah Abadi.

Hingga tahun 2016, baru dua kecamatan yang sudah diambil gambar dan diukur luasnya lewat citra satelit. Yakni persawahan di Kecamatan Pamijahan (2.175 hektare) dan Tenjolaya (1.108 hektare).

“38 kecamatan sisanya, diambil tahun 2017. Kami akan menggandeng Badan Informasi Geospasial¬†(BIG),” ujar Kepala Distanhut Kabupaten Bogor, Siti Nuriyanti kepada BogorOnline.com, Senin (7/11).

Target Distanhut sendiri hanya ingin mempertahankan mempertahankan 45.178 hektare yang ada saat ini alias tidak ada lagi alihfungsi lahan pertanian.

“Dari target produksi 91.500 hektare, capaiannya 95 ribu hektare. Melampaui target. Tapi itu baru bisa memenuhi 60 persen kebutuhan 5,5 juta penduduk Kabupaten Bogor,” tukas Nuriyanti.

Nuriyanti menjelaskan, kalaupun ada alihfungsi, perusahaan atau pengusaha, mesti mengganti laham sawah lain. “Tapi menggantinya dengan lahan yang sama luas, hasil produksi dan nilai ekonomisnya sebanding,” tegasnya. (Cex)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.