Bangunan Unik Ini Akan Muncul pada 2017, Termasuk Indonesia

bogorOnline.com-

Tahun 2017 ini berbagai bangunan dengan arsitektur unik dan menarik di dunia diperkirakan akan muncul.
Indonesia termasuk ke dalam daftar bangunan nyentrik yang akan dibuka segera tersebut. Berikut ulasan selengkapnya.
Stasiun Kereta Api Cepat Napoli-Afragola, Napoli. Arsitek terkemuka dunia berbasis di London, Zaha Hadid, membawa sebuah sentuhan patung ke dalam desain stasiun kereta api. Hal itu membuat cahaya terang akan terpancar di ujung terowongan yang sangat panjang tersebut.

Proyek jalur kereta ini menghubungkan Naples dan Roma. Selain bertujuan sebagai stasiun kereta api, desain stasiun juga bertujuan untuk menggabungkan ruang publik, jalan umum, interior menenangkan, dan banyak cahaya alami. Kabarnya sudah hampir 15 tahun proyek ini dikerjakan, dan mengalami beberapa kali penundaan.

Louvre Abu Dhabi, awalnya proyek ini dijadwalkan selesai di tahun 2012, namun mengalami penundaan karena beberapa sebab yang tak dipublikasikan. Dan baru bisa terlaksana tahun ini.
Bangunan ini dirancang oleh pemenang penghargaan arsitek, Atellers Jean Nouvel. Ia membangun dengan anggaran 2,4 miliar AED (653,4 juta dolar), terinspirasi dari geografi dan sejarah daerah tersebut seperti kubah logam berlubang menyelimuti museum yang menciptakan kelembutan dan cahaya menenangkan di dalam koridor.

Rumah LEGO, Bilund, bangunan karya Bjarke Ingels Group (BIG) ini dirancang sedemikian rupa berdasarkan kemungkinan menciptakan bangunan dari blok-blok yang ada di desain LEGO. Salah satu contohnya, terdapat bangunan yang fondasinya terinspirasi dari penggunaan model LEGO super besar untuk menciptakan tingkat-tingkat yang berpautan dalam desain modular.

Setelah selesai, rumah LEGO diperkirakan mampu menjadi pusat komunitas pada umumnya. Terdiri dari kafe, taman bermain anak dan keluarga, alun-alun, dan tentu saja toko LEGO.

Zeitz Museum of Contemporary Art Africa (Zeitz MOCAA), Cape Town
adalah salah satu proyek museum paling ambisius pada 2017. Proyek di Afrika ini merupakan transformasi dari Grain Silo Complex yang bersejarah di tepi pantai Cape Town.
Luas bangunan ini mencapai 100.000 kaki persegi, menjadikannya salah satu museum yang terbesar di Afrika.

Bangunan ini merupakan karya Heatherwick Studio yang berbasis di London. Mereka menyematkan beberapa elemen bersejarah dari bangunan, seperti beragam tabung beton yang besar yang terlihat dari ruang atrium besar.

Huangshan Mountain Village. (Courtessy Mao Architects). Seperti lukisan China kuno, arsitek MAD menciptakan tempat itu serupa dengan sebuah desa di sisi Danau Taiping.

Rumah-rumah di sana terlihat seperti kapsul dan pegunungannya terbuat dari logam.

Proyek ini bertujuan untuk meniru topografi lokal dari wilayah pegunungan ikonik dan membawa Huangshan ke dalam era masyarakat modern. Selain itu, juga meniru daerah perbukitan bergelombang dan perkebunan teh yang berjenjang.

Tinggi rendah bangunan di area perbukitan dan perkebunan teh yang mencapai 200 kaki, akan digunakan untuk kepentingan publik dan swasta termasuk lokasi untuk acara, hotel, dan perumahan.

The Silo. (Rasmus Hjortshouj-Coast)

Comments