Nasib Pedagang Buah Kecapi Jonggol, Perlahan Tapi Pasti Mulai Hilang

bogorOnline.com-Jonggol-
Perlahan tapi pasti masuknya buah dari negara asing ke tahan air bisa membuat buah lokal hilang ditelan jaman. Salah satu contohnya adalah si buah
kecapi dengan nama ilmiahnya sandoricum yang saat ini mulai hilang dari sudut kota Bumi Tegar Beriman.
Hal tersebut seperti penjelasan salah satu pedagang buah kecapi di Jalan Raya Jonggol, RT3/1, Desa Sukamanah, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor Mariyam (43) mengatakan, memang saat ini buah kecapi sudah langka apa lagi diwilayah perkotaan tentunya sudah tidak ada lagi. Kalau dulu disini pohonnya bannyak sehingga bila lagi musim itu kecapi bisa bertaburan ditanah.
“Sekarangkan beda orang-orang sudah kenal buah impor membuat kecapi tidak digemari lagi kali,” candanya saat ditemui bogorOnline.com di lokasi.
Mariyam menambahkan, kalau dulu dirinya berjualan kecapi pada hari libur seperti sabtu dan minggu bisa satu karung habis dan mendapat untung, mencapai Rp 200000. Lain dengan sekarang sehari lakunya tujuh sampai sepuluh ikat saja.
“Saya jualan buah kecapi disini sudah hampir lima belas tahun, sekarang harganya satu kilo kecapi Rp10000 saja bisa dicoba ko,” sapanya sambil tersennyum.(rul)

Comments