Waduh Harta Karun Laut Indonesia, Buruan Perompak Dunia

bogorOnline.com-
Laut Indonesia memiliki posisi strategis di perlintasan perdagangan dunia. Ini sudah berlangsung sejak zaman dulu. Banyaknya kapal yang melintas tak melulu bernasib baik. Beberapa dari mereka ada saja yang tidak sampai tujuan salah satunya akibat faktor alam dan tenggelam.

Kapal kapal yang tenggelam itu umumnya membawa barang berharga yang bernilai tinggi. Barang yang tenggelam tersebut dikategorikan sebagai Benda Muatan Kapal Tenggelam (BMKT).

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan, Sjarief Widjaja, mengatakan BMKT tersebar di sejumlah titik perairan di Indonesia.

“Seperti Kepulauan Natuna, Pulau Anambas, Pantai Timur Sumatera, dan Pantai Utara Jawa banyak titik BMKT,” ujar Sjarief di Gedung Mina Bahari II, Jakarta.

Terkait hal tersebut, Sjarief mengatakan secepatnya akan melakukan pendataan kembali titik-titik BMKT yang banyak diincar penjarah.

“Padahal, pemerintah sudah melakukan moratorium berupa penghentian sementara izin pengangkatan Benda Muatan Kapal Tenggelam (BMKT) oleh swasta maupun asing. Namun masih saja ada yang melakukan kegiatan illegal makanya kita akan data ulang,” kata Sjarief.

Sjarief melanjutkan, kapal yang tenggelam di perairan Indonesia adalah peninggalan milik dunia. Sebab, kapal-kapal tersebut berasal dari berbagai belahan dunia yang melintas di perairan Indonesia.

“Kapal tenggelam ini sebetulnya milik Dinasti Ming misalnya atau negara lain. Seperti Belanda, Australia, dan lainnya. Mereka pasti punya data kapalnya tenggelam di mana. Jadi ini adalah warisan budaya milik bersama atau dunia,” tambah Sjarief.(rul)

Sumber:merdeka.com

Comments