Pabrik Gitar di Bogor Ludes Terbakar Kerugian Hingga Rp 2,5 Miliar

KLAPANUNGGAL- Pabrik gitar CV Gunung Indo Instrument di Kampung Tegal, RT25/07, Desa Klapanunggal, Kecamatan Klapanunggal dilalap di jago merah, Jumat (26/1) pagi Kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai Rp 2,5 miliar.

Salah satu petugas pemadam kebakaran, Burhansyah, kebakaran pertama kali terjadi pukul 06.30 WIB saat belum ada aktivitas di pabrik itu.

“Saat itu Jumat sekitar pukul 6.30 WIB sudah terlihat kepulan asap dari perusahaan tersebut, dan pukul 07.00 WIB api mulai membesar, kami pun langsung meluncur ke TKP setelah mendapat informasi,” kata Burhan, kepada BogorOnline.com.

Ia menjelaskan, awalnya warga mengira kepulan asap tersebut hanya pembakaran sampah, namun kelamaan terlihat api yang mulai melahap bangunan pabrik tersebut, material yang terbakar tersebut adalah kayu, dan tiner sehingga agak sulit untuk dipadamkan, meski tadi sempat turun hujan.

“Tiner itu kan kalau kena air malah makin membesar apinya dan banyaknya barang yang mudah terbakar seperti bahan pembuatan gitar dari kayu,” jelasnya.

Burhan menerangkan, pihaknya menurunkan tujuh unit mobil damkar, empat dari Pemkab Bogor, dan dibantu oleh dua unit mobil damkar dari swasta dan satu unit dari Ciawi

“Dugaan sementara penyebab kebakaran tersebut karena arus pendek,listrik dan saat ini masih tahap pendinginan,” terangnya.

Senada, pemilik perusahaan Iwan mengungkapkan, di perusahaannya tersebut memang banyak material yang mudah terbakar. Akibat kebaran tersebut, dirinya pun terpaksa harus menelan kerugian yang begitu besar.

“Kerugian yang ditaksir sekitar Rp2,5 miliar, karena bahan untuk membuat gitar didatangkan dari luar negeri, barang impor,” singkatnya. (ed)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.