PSSI Matangkan Regulasi Pemain U-23

JAKARTA- PSSI berusaha mematangkan regulasi pemain usia muda di kompetisi Liga 1 2017 dalam waktu sepekan ini. Dalam draft regulasi, setiap klub wajib memiliki lima pemain U-23 pada kompetisi musim 2017.

Tiga dari lima pemain U-23 yang diwajibkan PSSI, harus berstatus pemain inti. Regulasi ini pun mendapat respon positif dari setiap klub.

Regulasi ini merupakan salah satu upaya untuk mencari pemain yang diproyeksi untuk menghuni skuad Timnas Indonesia di SEA Games 2017. Penerapan aturan itu juga demi meningkatkan kualitas kompetisi dan regenerasi pemain.

Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono mengatakan saat ini ada beberapa pertimbangan yang sedang dimatangkan, khususnya soal regulasi pemain U-23 di kompetisi. Setidaknya ada tiga formulasi yang harus bisa dijawab.

“Yang pertama adalah bagaimana kalau pemain U23 cedera saat bermain? Apakah harus diganti pemain dengan umur yang sama? Atau seperti apa,” ujar Joko kepada wartawan di Jakarta, dilansir detik.com, Senin (30/1).

“Lalu yang kedua, bagaimana kalau beberapa pemain U-23 dalam satu tim sakit atau cedera sebelum bertanding sehingga kewajiban minimal tiga pemain U-23 tidak terpenuhi. Bagaimana kalau pemain itu dipanggil ke timnas, apakah ada penambahan pemain (pengganti) dan seterusnya.

“Termasuk juga apakah pemain muda itu harus tampil 90 menit. Tentu ini tidak bisa 100 persen, karena dalam game secara natural pemain bisa under performance, dapat kartu merah atau akumulasi kartu kuning. Pertanyaan-pertanyaan ini yang harus bisa kami jawab,” tuturnya.

Menurut Joko, PSSI rencananya akan selesai mematangkan hal tersebut dalam waktu satu pekan. “Ini adalah tantangan bagi klub juga. Bagaimana klub ber-adu strategi, dan semoga bisa jadi daya tarik tersendiri di Liga tahun 2017 ini. Kami akan bekerja untuk finalisasi kebijakan ini. InsyaAllah tuntas dalam 1 minggu kedepan,” katanya. (cex/dtc)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.