Regulasi Sewa Stadion Pakansari Dimatangkan

CIBINONG- Pemerintah Kabupaten Bogor terus menggodok regulasi yang mengatur sewa menyewa Stadion Pakansari, yang hingga kini belum berbadan hukum.

Asisten Pemerintahan pada Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Burhanuddin mengungkapkan, sementara akan dibuatkan Peraturan Bupati (Perbup) Bogor, dengan mengacu pada beberapa aspek.

“Untuk menetapkan besaran nominalnya, kami kaji dari nilai bangunan dan mengambil referensi dari stadion lain, seperti Bekasi dan Bandung dan beberapa daerah lain. Sebagai referensi saja,” kata Burhanuddin, Selasa (31/1).

Sementara Kepala Bagian Perundang-undangan pada Setda Kabupaten Bogor, Ade Jaya menjelaskan, sementara belum ada tarif tertulis dari Pemkab Bogor, penggunaan Stadion Pakansari masuk dalam pendapatan lain-lain yang sah ke kas daerah.

“Ya, karen belum ada payung hukumnya, masuk le pendapatan lain-lain. Jika sudah afa aturannya, baru kemudian bunyinya retribusi daerah,” kata Ade.

Pemkab Bogor pun tak ingin sembarangan dalam menentukan nilai sewa stadion berkapasitas 30 ribu penonton itu. “Ada rumusnya. Nilai bangunan berapa, nilai tanah berapa dan sebagainya. Tapi kita lihat juga dari (stadion) milik tetangga,” kata Ade Jaya.

Pemerintah Kabupaten Bogor diketahui telah menerima Rp 800 juta dari penggunaan Stadion Pakansari. Terbagi dalam beberapa pertandingan yang dilakoni PS TNI, Persib Bandung hingga Timnas Indonesia saat melakoni Piala AFF 2016 lalu. (cex)

Comments




Leave a Reply

Your email address will not be published.