Kartini Tegar Beriman

CISEENG – Kartini ditetapkan sebagai pahlawan karena peran pentingnya untuk kebangkitan dan peran serta wanita dalam berbagai kehidupan masyarakat, bangsa dan negara. tidak terkecuali di wilayah Kabuoaten Bogor. Keberadan dan eksistensi kepemimpinan kaum perempuan di bumi tegar beriman, bukan hanya dalam Pemerintahan tingkat Kabupaten, tapi sampai juga ke tingkat pemerintahan desa (Pemdes). Beberapa Kepala Desa di wilayah bagian utara Kabupaten Bogor juga memiliki Kades gender perempuan tersebut. Diantaranya Ina F. Yulianti, Kades Jabon Mekar Kecamatan Parung dan Ayoh Yohana yang menjabat Kades Pabuaran Kecamatan Kemang. Semakin ke ujung utara ada Kades Kuripan Kecamatan Ciseeng Siti Aswat Narulita dan di bagian barat laut ada Nina Kurniasih selaku Kades Parungpanjang. “Awalnya saya hanya sebagai ibu rumah tangga. Diluar itu, saya juga berkiprah sebagai kader Posyandu dan kader PNPM. Saya juga pengelola sekolah PAUD pertama di desa ini,” ujar Siti Aswat Narulita kepada wartawan, Kamis (20/4/2017).

Ita sapaan akrabnya menambahkan, saat ini tugas dan amanat yang diembannya semakin berat. Namun dirinya optimis kepercayaan yang diberikan masyarakat desa yang dipimpinnya, akan dapat terlaksana dengan baik. “saya yakin dan terus ikhtiar agar semua perubahan dan program pembangunan terutama infrastruktur akan tercapai dan merata. Oya saat ini, saya juga sedang menggalakan program desa mengajar untuk meningkatkan kualitas SDM di Desa Kuripan.” jelas Ita, satu-satunya Kades perempuan di Kecamatan Ciseeng. Hal senada diungkapkan Nina Kurniasih Kades Parungpanjang. Menurutnya, emansipasi wanita adalah hal yang sudah lumrah. Hal itu dikarenakan masyarakat menilai kepemimpinan dari hasil kerja yang profesional, amanah dan terbuka. “Perempuan harus tangguh dan membuktikan kemampuannya. Agar Kabupaten Bogor dan Indonesia lebih maju.” ujar Kades yang juga telah berhasil membangun komunikasi investasi di desa yang dipimpinnya ini.

Sementara Tika Siti Jatnika, Kepala Bidang Peningkatan Ekonomi dan Pendapatan Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) mengaku bangga pada prestasi dan kinerja yang ditunjukan para kepala desa wanita. Menurutnya, dari ratusan desa yang ada di Kabupaten Bogor, sekitar 20 puluh lebih desa saat ini dipimpin oleh kades perempuan “Mereka bekerja secara baik. Mungkin karena dalam bekerja mereka bisa lebih luwes. Artinya tegas tapi tetap luwes. Karena wanita punya cara dan strategi sendiri dalam menjalankan pekerjaanya,” paparnya. Tika menambahkan, beberapa kepala desa wanita, bahkan mampu menunjukan hasil kinerja yang cukup membanggakan, tidak kalah dengan kades dari kaum laki-laki. Dia berharap para kades perempuan terus meningkatkan kinerjanya agar lebih profesional, transparan, jujur dan bertanggungjawab. “Karena tantangan pengelolaan desa dan pembangunan desa semakin besar. Teruslah bekerja agar desa semakin mandiri dan mampu menggali potensi desa demi peningkatan kesejahteraan masayarakat desa.” kata Tika menghimbau (mul).

Comments