Para Bakal Calon Walikota Bogor Ungkapkan Visi Misi dan Program dalam Kegiatan yang Digelar FMB IPB

BOGOR – bogorOnline.com
Para mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Institut Pertanian Bogor (IPB) melalui departemen Forum Mahasiswa Bogor (FMB) menggelar obrolan hangat di Kota Hujan yang dilaksanakan di Taman Koleksi IPB Baranangsiang. Dalam acara itu, sejumlah bakal calon Walikota Bogor dihadirkan untuk berdialog langsung denhan mahasiswa.
Hadir diantaranya, Zainul Mutaqin, Bagus Karyanegara, Sugeng Teguh Santoso, Sopian, Usmar Hariman dan Arifin Himawan. Para bakal calon menyampaikan visi dan misi serta program untuk Kota Bogor, bahkan ide ide maupun gagasan konstuktif juga diutarakan kepada para mahasiswa sebagai pemilih pemula pada Pilwalkot Bogor 2018 mendatang.
Bakal calon Walikota Bogor, Zainul Mutaqin mengatakan, ini kegiatan positif dari mahasiswa dalam rangka ingin mengetahui apa saja visi dan misi serta cara pandang para bakal calon Walikota Bogor untuk tahun 2018 nanti.
“Perlu diperbanyak kegiatan seperti ini supaya masyarakat bisa menilai secara langsung, karena manti hukum alam yang akan berbicara, siapa yang terbaik menurut masyarakat dan dipilih oleh masyarakat, maka itulah yang akan nanti berpeluang di Pilwalkot,” ungkap Zainul.
Politisi PPP ini juga mengapreasiasi kegiatan yang dilaksanakan. Untuk kedepannya, KPU Kota Bogor juga bisa melakukan sosialisasi seperti ini.
 “Kalau sudah ada calon calon resmi, KPU bisa intensif melakukan seperti ini sebagai bentuk sosialisasi. Saya mengapresiasi kegiatan mahasiswa ini,” ucapnya.
Senada, bakal calon Walikota, Bagus Karyanegara mengatakan bahwa kegiatan yang dilaksanakan sangat positif dan bisa menjadi ajang sosialisasi bagi KPU.
“Kegiatannya sangat bagus, terutama kepada para pemilih pemula seperti mahasiswa ini. Kota Bogor terlalu hebat untuk biasa saja, sehingga harus ada perubahan signifikan untuk Kota Bogor kedepan. Saya berharap siapapun para calon Walikota nanti, Kota Bogor ini terlalu kebat kalau biasa saja, jadi harus sangat luar biasa untuk menjadi hebat,” katanya.
Direktur LSM Lekat, Abdul Fatah menuturkan, dengan kegiatan ini menunjukan bahwa masyarakat Kota Bogor sangat harmonis dan intelektualitas demokrasi nya sangat tinggi.
“Saya memprediksi Pilwalkot nanti suhunya tidak akan panas kalau bisa menjaga kondisi seperti ini, dimana seluruh para calon Walikota saling bekerjasama. Intinya Pilwalkot nanti jangan sampai ada isu sara atau mengkriminalisasi para bakal calon,” tegasnya.
Abdul Fatah menambahkan, masyarakat Kota Bogor jangan terjebak oleh retorika dan jangan terjebak oleh visi misi yang kamuflase dari para calon Walikota, tetapi harus kongkrit mengelola  dan menjawab permasalahan persoalan inti Kota Bogor. Belum tertuntaskan dan berhasilnya penanganan 6 skala prioritas yang menjadi program Pemkot Bogor, harus menjadi perhatian utama agar pemimpin Kota Bogor nanti bukan hanya melalukan seremonial dan pencitraan saja, namun bekerja nyata menyelesaikan berbagai persoalan Kota Bogor.
“Dengan seringnya kegiatan dialog seperti ini, masyarakat bisa tahu arah dari para calon Walikota ini. Ini kegiatan positif bagi masyarakat, sehingga tidak memperlihatkan permusuhan secara pribadi,” tandasnya.
Ketua FMB IPB, M. Bagus Taufik Akbar mengatakan, kegiatan ini di inisiasi oleh PMII IPB departemen FMB. Acara ini untuk edukasi politik dimana hari ini momentum para bakal bakal calon Walikota Bogor mengajarkan berpolitik dengan menyampaikan visi dan misi maupun programnya.
“Harapannya para pemilih pemula bisa memilih calom walikota terbaik dan acara ini bisa mengedukasi mahasiswa. Tujuan utamanya untuk edukasi politik bagi para mahasiswa sebagai pemilih pemula. Kedepan kami berharap acara seperti ini bisa berkelanjutan minimal satu bulan sekali dan KPU bisa bekerjasama dengan kami dalam mensosialisasikan ini,” tutupnya. (Nai)

Comments