Polresta Bogor Kota, Ungkap Kasus Pencabulan dan Ranmor Selama Ramadhan

Bogor – bogorOnline.com

Team Alfa Force (TAF) Sat Reskrim Polresta Bogor Kota berhasil mengungkap tindak pidana pencabulan kepada Anak perempuan dibawah umur dan saat ini telah mengamankan tiga orang pelaku nya.
Korban nya sebut saja Bunga (13 Th), pelajar salahsatu Sekolah Dasar (SD) di Kota Bogor. Peristiwa tersebut terjadi selama tiga hari, sejak Minggu (9/5) hingga Selalsa (30/5), pencabulan tersebut dilakukan di sebuah kamar Kost yang berada di Jalan Kesehatan, Kelurahan Loji Kecamatan Bogor Barat.

Sebelum di cabuli, para pelaku melakukan Bujuk Rayu terhadap korban, dengan mengatakan korban Cantik serta menjanjikan akan memberikan uang sebesar Rp200.000.- lalu para pelakupun mencekoki korban dengan minuman keras jenis Ciu, ketika korban sudah dalam kondisi mabuk, korban lalu dicabuli oleh tiga orang pelaku.

“Awalnya korban tidak mau menenggak minuman tersebut, tetapi para pelaku terus menyodorkan minuman kepada Korban dan melakukan bujuk rayu, sehingga korban meminum minuman keras tersebut,” ungkap Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya, didampingi Kasat Reskrim Kompol Ahmad Choerudin, Senin (12/6/17).

Ulung melanjutkan, korban saat ini sudah ditangani oleh tim kami, para pelaku adalah RS alias DN (19), AJ (25) dan EN (33), mereka melakukan persetubuhan tersebut ada yang sampai beberapa kali.

“Ketiga tersangka dijerat Pasal 81 ayat 2 UU RI No.35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dengan denda paling banyak Lima Milyar Rupiah,” tandasnya.

Selain itu, pihak kepolisian pun berhasil mengungkap kasus Curanmor R2 dan R4, dengan pelaku sebanyak 7 (tujuh) orang  dengan barang bukti 2 (dua) unit Sepeda Motor,  kunci leter T dan kunci leter L serta sebilah Samurai kecil, serta seorang pelaku Penipuan ATM dengan barang bukti berbagai macam jenis kartu ATM dengan modus operandi mengganjal lobang kartu ATM dan memasang nomor call cantre palsu. (Nai)

Comments