PPP Matangkan Struktur, Laksanakan Musancab Serentak Untuk Tingkatkan Jaringan

Bogor – bogorOnline.com
DPC PPP Kota Bogor menggelar musyawarah anak cabang (musancab) untuk memilih Ketua dan Sekretaris ditiga Pimpinan Anak Cabang (PAC) untuk memperkuat persiapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan Pemilihan Legislatif (Pileg). Setelah pembentukan pengurus DPC PPP yang telah dilakukan, masa jabatan PAC yang telah habis juga dilakukan pergantian.
Ada tiga PAC yang mengikuti pemilihan diantaranya PAC Bogor Barat, Bogor Utara dan Tanah Sareal. Muscab itu diselenggarakan di Gedung serbaguna Al-Maidah, Kelurahan Semplak, Kecamatan Bogor Barat. Serta dihadiri oleh para pengurus DPC PPP, Wasekjen DPP PPP, Andi Surya Wijaya, serta pengurus PAC dan ranting.
Menurut Ketua DPC PPP Kota Bogor, Zaenul Mutaqin (ZM), pemilihan Ketua dan Sekretaris PAC dilaksanakan sesuai dengan instruktur partai dan kewajiban dalam anggaran dasar dan rumah tangga. Untuk para pengurus PAC dan ranting yang sudah habis masa jabatan itupun tetap dibutuhkan didalam partai.
“Saya selaku Ketua DPC ingin melaksanakan kewajiban bersama. Pada musancab inipun kita sama-sama rumuskan dan bentuk kepengurusan baru dimasing-masingkecamatan. Yang sudah habis masa jabatan bukan dibuang atau tidak dibutuhkan tetapi harus masuk distruktur partai . Kalaupun mantan ketua PAC dan sekretarisnya tidak terpilih lagi, pengurus partai itupun sudah saya masukan dalam struktur DPC atau bisa masuk di majelis pertimbangan anak cabang,” ungkap ZM pada Musancab DPC PPP Kota Bogor, AHAD (23/7/17).
Menurutnya, para pengurus PAC yang baru itupun nantinya akan mengakomodir semua elemen dan golongan diantaranya baik itu tokoh ulama, tokoh masyarakat, wanita serta tokoh remaja.
“Kita siapkan di Musancab ini untuk menyusun kepengurusan. Pengisiannya juga tidak dilakukan asal-asalan tetapi harus terorganisasi. Karena mereka akan memiliki peran penting untuk mengakomodir semua elemen,” ujarnya.
ZM melanjutkan, ketika terbentuk pengurus PAC baru maka tidak akan sulit untuk mengakomodir semua elemen.
“Kita bisa leluasa masuk ke semua kalangan. Saya berharap pada Ketua dan Sekretaris terpilih untuk mempersiapkan koordinasi. Apalagi kita sering dicap sebagai partai islam yang sudah meninggalkan ulama. Saat penyelenggaraan Musyarwarah Kerja Nasional, kita partai islam diimbau untuk tetap dan harus kembali dan mendekati ulama sesuai dengan moto yaitu Jas Hijau yang artinya jangan sekali-kali menghilangkan jasa ulama.
“Dengan adanya pengurus anak cabang baru kita ┬ábisa lebih sering bersilaturahmi dengan ulama, kyai dan ustadzah,” lanjutnya.
Tak hanya itu, ZM pun mengingatkan seluruh kader PPP untuk tetap fokus pada persiapan Pilkada di Kota Bogor. Bahkan, ia sebagai salah satu bakal cawalkot merupakan salah satu tokoh yang tengah dilirik oleh beberapa partai untuk ikut di penjaringan pilwakot tersebut.
“Saya sering berkomunikasi dengan partai lain. Dan beberapa partai juga sudah mengajak untuk ikut pada penjaringan Walikota untuk tahun 2018. Diantaranya Hanura, Demokrat juga diminta daftar penjaringan, PDIP. Terakhir PKS justru saya sudah diundang dan mereka menyampaikan nama paling banyak diusulkan kepada PKS dari figur eksternal adalah saya,” ungkap Zaenul
Itu artinya, lanjut Anggota DPRD ini, banyaknya tawaran yang ditujukan kepada PPP untuk maju di Pilkada nanti.
“Dengan banyaknya tawaran dari partai lain, ini membuktikan sebuah kemajuan dan menandakan PPP sangat diperhitungkan di kancah perpolitikan Kota Bogor. Kita boleh berbangga tapi tidak boleh bersombong. Hasil inipun harus dipertahankan serta ditingkatkan,” bebernya.
Lebih lanjut ZM mengatakan, jika PPP bisa memenangkan Pilkada ditahun 2018 maka akan memberikan peluang untuk para kader PPP dalam hal menambah jumlah kursi di DPRD Kota Bogor.
“Target kita di Pileg 2019 adalah 10 kursi. Dan itu bukan hal sulit dan mustahil karena bisa lebih leluasa menjaring merekrut suara dari seluruh elemen masyarakat di Kota Bogor apabila sudah memenangkan Pilkada,” pungkasnya. (Nai)

Comments