Mengenal Lebih Dekat Komunitas Fakerunners Bogor

Perkuat Hubungan Kekeluargaan, Beres Lari Selalu Sarapan Bersama
Bogor – bogorOnline.com
Seperti diketahui, Kota Bogor memiliki sejumlah komunitas lari. Namun, belakangan ini nama Fakerunners mencuat, seiring anggota mereka mengikuti sejumlah lomba dan aktif di media sosial terkait kegiatan yang kerap dilakukannya. Nah, untuk wilayah Kota Bogor, sejak 9 Juli 2017 telah dilakukan launching Fakerunners Bogor yang awalnya diinisiasi oleh tiga orang saja. Apa saja yang mereka lakukan?.
Ketua Fakerunners Bogor Fiddy Leonardi menjelaskan, Fakerunners Bogor merupakan kota yang ke-20 sejak didirikannya Fakerunners di tahun 2014 lalu. Diawal pendirian Fakerunners tiga tahun lalu itu, dilakukan hanya oleh enam orang as founder. Seiring berjalannya waktu, maka jumlah anggota sudah mencapai ribuan yang tersebar di 23 region/kota.
“Kalau untuk Kota Bogor. Terbentuk setelah saya kumpul dengan dua teman yang juga suka lari dan lomba marathon yaitu Sena Turana dan Dina Noviana. Dari pertemuan tersebut, akhirnya kami sepakat untuk membentuk Fakerunners Bogor dan Alhamdulillah, sampai sekarang sudah puluhan orang yang gabung di komunitas ini,” ujar Fiddy, Rabu (13/9/17).
Dasar pendirian Fakerunners Bogor ini sebenarnya simpel saja, sambung Fiddy, karena berawal dari sering berkumpulnya orang-orang yang kebetulan memiliki hobi yang sama yakni lari untuk tetap menjaga kesehatan serta kebugaran tubuh, sampai dengan akhirnya mulai mengikuti event-event marathon yang tak hanya dilakukan di Bogor saja.
“Anggota kita saat ini berasal dari bermacam-macam kalangan. Ada karyawan swasta, pegawai negeri, pengusaha, mahasiswa hingga pelajar. Yang termuda, ada berumur 5 tahun serta anggota tertua berumur 55 tahun. Intinya, kita terbuka untuk siapa saja yang penting memiliki keinginan serta hobi yang sama, yakni lari,” tegasnya.
Fiddy menambahkan, jika Fakerunners memiliki tagline Proud FR & Fun Larinya Happy Hidupnya. Dan kebiasaan dari Fakerunners Bogor sebelum melakukan aktifitas, tidak jauh berbeda dengan komunitas sejenis lainnya. Misal, sebelum lari biasa semua anggota melakukan stretching/pemanasan. “Namun, hal berbeda yang selalu kita lakukan di Fakerunners Bogor adalah, setelah lari kita selalu sarapan bareng, ngobrol dan sharing satu sama lain untuk mempererat silaturahmi. Kita juga sering ngopi bareng karena buat kita ‘we are not only running buddies, but we are family,” ungkap Fiddy.
Berbicara prestasi, kata Fiddy, meski Fakerunners Bogor baru seumur jagung, namun sudah menorehkan sejumlah prestasi yang dilakukan anggotanya. Seperti mendapatkan beberapa podium di event marathon.
“Dan yang terbaru dalam event Bogor HelarRun 2017, Pelari dari Fakerunners Bogor tercatat sebagai finisher pertama yakni Hendro Saputro alias Putra,” pungkasnya. (Nai)

Comments