Kasus Pemerkosaan Terhadap Siswa di Parung Mulai Disidangkan

Cibinong – Pengadilan Negeri (PN) Cibinong mulai menyidangkan perkara dugaan pemerkosaan terhadap seorang siswi pelajar SMP berinisial MS (15) yang terjadi di wilayah Parung, Kabupaten Bogor pada akhir tahun kemarin.

Kuasa hukum korban dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) UIKA, Maman Sukrilah mengatakan, bahwa sidang ini merupakan sidang tertutup untuk umum, dengan agenda mendengarkan keterangan saksi yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

“Kami ditunjuk oleh KPAI untuk menangani perkara ini, agenda hari ini adalah mendengarkan keterangan saksi,” kata Maman Sukrilah ketika ditemui di PN Cibinong, Selasa (13/03).

Ia menyebutkan, bahwa saksi yang dihadirkan sebanyak lima orang di ruang sidang Kusumah Atmadja ini, yakni SK, AS, YL, YN dan MS. “Satu persatu dimintai keterangan oleh Majelis Hakim secara bergantian, karena masing-masing saksi kan memberikan keterangan dari beberapa sudut pandang yang berbeda,” sebutnya.

Sidang yang ketiga kalinya ini, dipimpin oleh ketua Majelis Hakim Rio Destrado dengan anggota majelis hakim Nusi dan RA.Rizkiyati.

Seperti diketahui, jajaran Kepolisian Resor Bogor mengamankan lima remaja karena terlibat kasus pemerkosaan terhadap seorang siswi pelajar SMP berinisial MS (15) di wilayah Parung, Kabupaten Bogor pada 17 Desember 2017 yang lalu.

Kepada petugas, kelima remaja itu mengaku memerkosa korban secara bergiliran di salah satu rumah pelaku. Para pelaku yang diamankan berinisial AS (20), VT (21), PS (19), YM (19), dan AM (21). (di)

Comments