Kini, Bogor Barat ‘Bebaskan’ Karaoke

Soal Karaoke MV, Camat dan Kabid PPSB Nyatakan Tak Ada Masalah

bogorOnline.com

Wilayah Kecamatan Bogor Barat dikenal sebagai daerah yang agamis dan nyantri, karena banyak pondok pesantren dan lembaga pendidikan terkemuka disana, diantaranya Ponpes Al Falak Pagentongan, Al Ghazaly, Al Ihya Cibalagung dan lainnya.

Setiap ada tempat usaha yang berbau maksiat contohnya tempat karoke, THM, Diskotik atau live musik di wilayah Bogor Barat, selalu mendapat tentangan dari warga dan alim ulama maupun tokoh masyarakat disana, salah satunya tempat karaoke Nada Lestari yang ditolak oleh warga, hingga didemo beberapa kali oleh ulama di Bogor Barat, sehingga usaha tempat itu tidak jadi dioperasionalkan.

Namun akhir-akhir ini, masyarakat Bogor Barat dikejutkan dengan adanya tempat karaoke MV yang berada di ruko kawasan Sungai Cidepit, Jalan Semeru, Kecamatan Bogor Barat.

Tempat karaoke MV sudah beroperasi sekitar enam hari yang lalu, berada dekat dengan Hotel Braja Mustika yang ada di ruko tersebut.

Camat Bogor Barat, Pupung W Purnama membenarkan, bahwa di wilayahnya ada tempat karoke baru bernama MV. Menyangkut soal perizinan, lanjut Camat, tempat karaoke MV sudah memiliki izin resmi yang dikeluarkan DPMPTSP Kota Bogor, sehingga sudah beroperasional sejak Jumat pekan lalu.

“Semua perizinannya sudah lengkap, tidak ada penolakan atau keberatan warga. Karena izin sudah ada, tempat karoke itu sudah beroperasional dari Jumat lalu,” kata Pupung, sat dikonfirmasi, kemarin.

Dalam proses perzjinan, sebelumnya telah dibentuk tim dari DPMPTSP, terutama untuk memenuhi aspek sosial kaitan lingkungan dan warga sekitar. Pupung juga mengungkapkan bahwa tim juga sudah melakukan komunikasi dengan unsur alim ulama di wilayah Kecamatan Bogor Barat, karena semuanya sudah terpenuhi aspeknya, sehingga DPMPTSP mengeluarkan perizinan.

“Saya juga sudah menekankan kepada tim, intinya agar berkomunikasi dengan para alim ulama di Kecamatan Bogor Barat,” jelasnya.

Hal itu kenapa dilakukan, tambah Pupung, agar tidak ada permasalahan atau penolakan, seperti yang terjadi pada tempat karoke Nada Lestari beberapa waktu lalu.

“Dengan dikeluarkannya perijinan oleh DPMPTSP, berarti semua aspek aspek sudah terpenuhi semua,” tandasnya.

Terpisah, Kabid Kabid Perizinan Perekonomian dan Sosial Budaya (PPSB) di DPMPTSP Kota Bogor Adhitya Bhuana Karana menegaskan, perizinan sudah dikeluarkan setelah menerima berkas atau rekomendasi dari DLH Kota Bogor serta aparatur wilayah setempat, dan pada intinya sudah tidak ada masalah lagi dalam proses pengajuan izinnya.

“Kita memang keluarkan izinnya. Namun, ada surat perjanjian dari perwakilan pengelola karaoke tersebut jika pasca dikeluarkannya izin ada permasalahan, maka siap untuk dievaluasi,” singkat dia. (Nai/ist)