Cibinong- Bupati Bogor, Hj. Ade Yasin dan Wakil Bupati Bogor H. Iwan Setiawan yang baru saja dilantik oleh Gubernur Jawa Barat, menyampaikan visi dan misinya dalam rapat paripurna istimewa DPRD Kabupaten Bogor, di Gedung DPRD Kabupaten Bogor, Cibinong, Senin (31/12).
Dalam sambutannya Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, upaya untuk membangun dan membesarkan Kabupaten Bogor, tentulah perlu didukung oleh seluruh lapisan masyarakat. “Oleh karena itu, dalam kesempatan awal ini, ijinkanlah kami memaparkan janji politik Bupati dan Wakil Bupati periode tahun 2018-2023,” kata Ade Yasin.
Berikut penyampaian Visi Misi yang disampaikan :
1. Sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari visi rencana pembangunan jangka panjang Kabupaten Bogor tahun 2005-2025, kami menginginkan agar dalam lima tahun ke depan akan terwujud Kabupaten Bogor termaju, nyaman dan berkeadaban.
Termaju memiliki makna bahwa perolehan pembangunan Kabupaten Bogor memiliki laju yang massif, bisa menandingi laju pencapaian pembangunan di tingkat Jawa Barat maupun nasional. Nyaman memiliki makna bahwa Kabupaten Bogor dapat menjadi kabupaten yang nyaman untuk beraktivitas, nyaman sebagai tempat hunian dan ramah untuk berinvestasi.
Adapun berkeadaban memiliki arti bahwa masyarakat Kabupaten Bogor senantiasa menjunjung tinggi nilai nilai agama dan melestarikan budaya. Dengan terwujudnya Bogor berkeadaban, diharapkan Kabupaten Bogor menjadi parameter di Indonesia sebagai wilayah yang mampu menjadi simbol masyarakat Indonesia yang ramah, toleran, dan berakhlakul karimah.
2. Untuk mewujudkan visi sampai dengan tahun 2023, misi atau upaya-upaya yang akan dilaksanakan adalah :
1.mewujudkan masyarakat yang berkualitas.
2.mewujudkan perekonomian daerah yang berdaya saing dan berkelanjutan.
3.mewujudkan pembangunan daerah yang merata, berkeadilan, dan berkelanjutan.
4.mewujudkan kesalehan sosial.
5.mewujudkan tata kelola pemerintahan daerah yang baik.
“Dalam mengawal tercapainya visi dan misi sampai dengan tahun 2023 nanti, Insya Allah kami akan mengoptimalkan peran 72 (tujuh puluh dua) perangkat daerah yang ada di Kabupaten Bogor, dimana masing-masing akan berjalan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya untuk menyelenggarakan seluruh kewenangan daerah, baik pada urusan wajib, pilihan, pendukung, penunjang, maupun kewilayahan,” ungkapnya.
Politisi PPP ini juga menyadari bahwa memang tidak mudah untuk merealisasikan visi dan misi tersebut melalui tahapan pembangunan yang hanya berdurasi 5 tahun lamanya, tapi dirinya yakin dan percaya bahwa dengan menerapkan manajemen yang berkualitas untuk mengelola kemampuan seluruh sumberdaya yang ada, serta do’a seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan, segala kesulitan yang akan mungkin dihadapi dapat dilalui bersama.
“Kami menyadari bahwa masih banyak permasalahan yang terjadi di Kabupaten Bogor, dimana secara garis besar disebutkan dalam perubahan RPJPD Kabupaten Bogor tahun 2005-2025 dikatagorikan dalam tiga isu strategis yang mengemuka, yaitu masih rendahnya kesejahteraan masyarakat, belum optimalnya pelayanan umum pemerintah daerah, dan masih rendahnya daya saing daerah.
Berdasarkan isu strategis jangka panjang tersebut, dalam lima tahun ke depan, Ade Yasin dan Iwan Setiawan telah menginventarisir 13 isu strategis, yaitu kondisi atau hal yang harus diperhatikan dan dikedepankan dalam perencanaan pembangunan daerah karena dampaknya yang signifikan bagi Kabupaten Bogor dengan karakteristik yang bersifat penting, mendasar, mendesak, berjangka menengah, dan menentukan pencapaian visi misi serta tujuan penyelenggaraan pemerintahan daerah, yaitu :
1. Peningkatan sumber daya manusia yang berdaya saing.
2. Peningkatan pelayanan pendidikan.
3. Peningkatan pelayanan kesehatan.
4. Peningkatan dan pemerataan kesejahteraan masyarakat.
5. Peningkatan daya saing dan produktivitas perekonomian daerah.
6. Peningkatan investasi daerah.
7. Peningkatan konektivitas infrastruktur wilayah.
8. Peningkatan kualitas lingkungan hidup yang berkelanjutan.
9. Pengelolaan kebencanaan.
10. Peningkatan ketentraman dan ketertiban umum.
11. Pengelolaan dan pelestarian budaya daerah.
12. Reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan daerah.
13. Peningkatan pelayanan publik.
Isu peningkatan sumber daya manusia yang berdaya saing, peningkatan pelayanan pendidikan dan peningkatan pelayanan kesehatan diharapkan dapat diselesaikan melalui pelaksanaan misi pertama, yaitu mewujudkan masyarakat yang berkualitas.
Isu peningkatan dan pemerataan kesejahteraan masyarakat, peningkatan daya saing dan produktivitas perekonomian daerah, dan peningkatan investasi daerah, diharapkan dapat diselesaikan melalui pelaksanaan misi kedua, yaitu mewujudkan perekonomian daerah yang berdaya saing dan berkelanjutan.
Isu peningkatan konektivitas infrastruktur wilayah, peningkatan kualitas lingkungan hidup yang berkelanjutan, dan pengelolaan kebencanaan, diharapkan dapat diselesaikan melalui pelaksanaan misi ketiga, yaitu mewujudkan pembangunan daerah yang merata, berkeadilan, dan berkelanjutan.
Isu peningkatan ketentraman dan ketertiban umum dan pengelolaan dan pelestarian budaya daerah, diharapkan dapat diselesaikan melalui pelaksanaan misi keempat, yaitu mewujudkan kesalehan sosial, sedangkan isu reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan daerah dan peningkatan pelayanan publik, diharapkan dapat diselesaikan melalui pelaksanaan misi kelima, yaitu mewujudkan tata kelola pemerintahan daerah yang baik.
“Pada kesempatan pertama ini, perkenankanlah kami untuk mengenalkan slogan program Panca Karsa, yang akan menjadi koridor pembangunan Kabupaten Bogor selama lima tahun ke depan,” kata Bupati.
Ia menjelaskan, Panca Karsa yaitu karsa Bogor cerdas, Bogor sehat, Bogor maju, Bogor membangun, dan Bogor berkeadaban.
“Seluruh karsa dimaksud menjadi dasar dalam pelaksanaan program prioritas pembangunan daerah serta penentu dalam pelaksanaan kegiatan-kegiatan strategis yang akan dilaksanakan oleh perangkat daerah, baik mandiri maupun terintegrasi lintas sektoral,” jelasnya.
Ade Yasin melanjutkan, beberapa hal yang perlu diinformasikan kepada seluruh pemangku kepentingan terkait karsa dimaksud dapat dirinci sebagai berikut:
1. Karsa Bogor cerdas, diantaranya akan difokuskan pada peningkatan kualitas pendidikan melalui pengembangan kompetensi guru sekolah dan kepala sekolah, pemberian insentif guru madrasah dan paud, pemberian kartu bogor cerdas, pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan yang memadai, pembinaan peserta didik melalui kelas inspirasi dan forkominda goes to school, peningkatan moral peserta didik dengan menambah jam pendidikan agama dan pendidikan keagamaan, pemberian beasiswa putra daerah, penghargaan sekolah kreatif, pendirian pkbm untuk santri dan sebagainya.
2.Karsa Bogor sehat, diantaranya akan difokuskan pada penggalakkan program Bogor siaga dan call center khusus, peningkatan pelayanan kesehatan dengan menambah RSUD di Bogor Utara, peningkatan layanan Puskesmas, jaminan pelayanan kesehatan masyarakat miskin melalui Kartu Bogor Sehat. Selain fokus pada layanan kesehatan yang bersifat kuratif, Karsa Bogor Sehat juga fokus pada pola hidup sehat, memberlakukan car free day di kawasan Tegar Beriman, Bogor anti stunting, penanganan daerah rawan pangan (PDRP) dan lain sebagainya.
3.Karsa Bogor Maju, difokuskan pada penciptaan iklim investasi, pengembangan dan pengelolaan smart city, pembangunan cibinong business districk (cbd), memperkuat city branding, melaksanakan Bogor Expo sebagai event tahunan, mendorong produksi barang dan jasa yang berdaya saing, membangun layanan satu atap berkebutuhan khusus (masyarakat miskin), penanggulangan masalah pengangguran dan kemiskinan melalui balai latihan kerja bersitifikat, wirausaha pemula dan career center serta gerakan cinta dan beli produk lokal diantaranya beras carita makmur, penyediaan makan dan minuman khas bogor serta produk umkm di hotel hotel.
Pengembangan geopark pongkor dan desa wisata serta pemberdayaan petani dengan bantuan permodalan melalui kartu tani.
4.Karsa Bogor Membangun, akan difokuskan pada pemantapan jembatan dan infrastruktur jalan dengan sistem betonisasi, penanganan titik kemacetan, melanjutkan pembangunan poros tengah timur (PTT), pembangunan ruas jalan Bojonggede – Kemang, pembangunan jalan bantar karet-pabangbon, optimalisasi fungsi irigasi, pengembangan situ front city, pembenahan ibukota kabupaten (city beautification project), penataan area parkir, penanganan dan penataan kawasan kumuh, mendorong pengembangan Kebun Raya Cibinong, pembangunan taman-taman tematik dengan sarana lengkap dan terjangkau masyarakat, pemenuhan sarana dan prasarana air minum, gerakan Bogor bebas plastik untuk kelestarian lingkungan hidup serta menggalakkan Bogor property week, Bogor infrastructure expo dan lain sebagainya.
5.Karsa Bogor Berkeadaban, pada dasarnya adalah program unggulan untuk meningkatkan kualitas kehidupan beragama, pelestarian seni budaya melalui festival seni budaya dan acara keagamaan, culture night, rebo berbahasa sunda, menciptakan ketahanan moral melalui jum’at mengaji, program bedah pontren, program jumling, peningkatan kerukunan hidup umat beragama dan lain sebagainya.
“Selain menggaungkan Panca Karsa, kami akan melakukan reformasi birokrasi dan fokus pada peningkatan tata kelola pemerintahan yang baik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor, melalui pemberian insentif untuk RT/RW, pelayanan 3 in 1 adminduk (KK, NIK, Kartu Identitas Anak dan Akte Kelahiran) di sarana pelayanan kesehatan, memasang pusat informasi inovasi pelayanan publik, membangun Bogor planning gallery, menyelenggarakan sekolah pemerintah desa, dan sebagainya,
Disamping itu, untuk mensinergikan pembangunan antara kabupaten dengan Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Pusat, pasangan yang diusung oleh Partai Gerindra, PKB dan PPP ini akan berkoordinasi lebih dalam agar program unggulan Gubernur Jawa Barat dan Pemerintah Pusat tertuju kepada pembangunan Kabupaten Bogor. (adi/*)





