Rizayati Laporkan Pelaku Fitnah dan Penyebar Berita Hoax ke Bareskrim Mabes Polri

 

JAKARTA – bogorOnline.com

Calon anggota Legislatif alias Caleg partai Nasdem, Rizayati, laporkan Direktur CV Tjita Irsada Raya, Marwoto dan akun penyebar berita hoax yang mencemarkan nama baiknya dan orang yang memfitnah dirinya ke Badan Reserse kriminal (Bareskrim) Mabes Polri.

Sebelumnya Caleg Dapil Jabar V Kabupaten Bogor itu, telah di fitnah dan menjadi korban kampanye hitam oknum tak bertanggung-jawab. Nama politikus 34 tahun ini dicatut dalam sebuah pemberitaan media online dengan narasumber Direktur CV Tjita Irsada Raya.

Pemberitaan miring yang dianggap telah memfitnah dan mencemarkan nama baiknya itu, telah usai diluruskan, diklarifikasi dan dikonfirmasi oleh Rizayati. Namun, akun-akun sosial media yang disinyalir datang dari lawan politiknya terus meneror baik lewat Facebook atau Whats’App.

“Mereka itu terus mengganggu dan menyebar fitnah untuk menjatuhkan saya. Demi terciptanya kondusifitas dan terjaga nama baik dan partai saya, ini saya laporkan agar mereka jera dan kedepan proses hukumnya biarkan pihak berwajib yang menangani,” ujar Rizayati, saat memberikan keterangan pers di Mabes Polri, Jakarta. Senin (3/12/18).

Rizayati berharap, setelah pelaporan ini tidak ada lagi oknum bebas berkampanye hitam yang sangat menjatuhkan dan merugikan dirinya, juga terhadap caleg lainnya.

“Pemilu ini kita jaga sebersih mungkin, jauh dari propaganda dan kampanye hitam yang meresahkan. Kita hadirkan Pemilu yang baik dan bersih bagi masyarakat,” harapnya.

Tim kuasa Hukum Rizayati yang di wakili oleh Aperdi Sitomorang, mengatakan, kedatangan dirinya beserta klienya itu untuk melakukan pelaporan perihal Undang-undang ITE yang merugikan kliennya. Selain itu, pelaporan tentang perbuatan tidak menyenangkan lewat ucapan atau fitnah yang sangat mencemarkan nama baik.

“Kami mendampingi bu Rizayati untuk membuat laporan pencemaran nama baik yang tertuang dalam pasal 310 dan 311 KUHP. Lalu, pasal 27 ayat 3 tentang ITE tentang pendistribusian informasi bohong, yang mana pasal-pasal tersebut sangat merugikan atau menjadikan klien kami sebagai korban,” jelasnya. (*)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *