Kades Sentul Diduga “Sunat” Honor RT/RW

Babakan Madang – Honor untuk ketua RT dan RW yang telah dicairkan pada akhir tahun kemarin dan sedianya diberikan langsung, diduga di “sunat” oleh kepala desa (Kades) Sentul, Nurajiji.

Hal ini diungkapkan oleh anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sentul, Ali Gojali. Menurut nya, bukan hanya honor ketua RT dan RW saja yang dipotong, melainkan honor seluruh anggota BPD pun di potong.

“Kalau honor RT per bulan Rp 200 ribu, diterima per tri wulan. Tapi tidak seutuhnya di terima, hanya dua bulan nya saja. Kalau anggota BPD sebesar Rp 300 ribu, juga dipotong,” kata Gojali, Senin (21/01/2019).

Gojali menjelaskan, ia bersama 8 anggota lainnya juga tak luput dari potongan honor yang seharusnya menjadi hak nya oleh Nurajiji. “Kalau honor saya per bulan Rp 300 ribu yang cair per enam bulan sekali. Seharusnya perhitungan nya dari bulan Juli sampai dengan Desember, tapi ini yang diberikan dari bulan September sampai Desember atau hanya empat bulan saja,” ungkapnya.

Ia juga mengaku, bukan hanya dirinya saja yang dilakukan pemotongan honor oleh orang nomor satu di Desa Sentul tersebut, melainkan seluruh nya. “Alasannya di pinjam oleh kades,” ujarnya.

Sementara itu, ketika hal ini di konfirmasi ke Kades Nurajiji sedang tidak berada dikantor nya, dan dihubungi melalui seluler nya pun tidak merespon. Namun demikian, Sekretaris Desa Sentul, Dedi mengaku tidak ada pemotongan honor RT RW.

“Orang yang ngasih honor nya itu Bendahara desa kok bukan pak Kades, RT siapa yang bilang seperti itu? Memang kalau ada yang ngasih sebagai imbal balik rasa terima kasih ada, yaa hanya sebatas uang rokok aja dan itu juga tidak semuanya,” kilah Dedi.

Menurut Dedi, bukan kali ini saja isu seperti ini di hembuskan oleh warga nya.” Sudah beberapa kali mas isu seperti ini, karena Desa Sentul tidak lama lagi akan menggelar Pilkades yakni pada November tahun ini,” ungkapnya.

Diketahui, Desa Sentul, Kecamatan Babakan Madang, terdapat 35 RT dan 7 RW. Jika diakumulasikan, jika honor RT yang dipotong sebesar Rp 200 ribu dikalikan banyaknya RT bukan uang yang sedikit.

200 ribu per bulan,
“Tahun kemarin honor RT dan RW sama yakni Rp 200 ribu per bulan, tapi rencana nya ada kenaikan di tahun ini menjadi Rp 300 ribu. Sementara honor untuk Ketua BPD Rp 650 ribu,
wakil ketua Rp 550 ribu, Sekretaris Rp 500 ribu dan anggota Rp 300 ribu, semuanya ada 9 orang,” tukas nya. (adi)