Terinspirasi Bupati Ade Yasin, Rizky Akbar Ingin Kuatkan Peran Perempuan di KNPI

 

CIBINONG — Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) sebagai salah satu entitas penting para pemuda, aktualisasi sosial politik para pemuda, harus mulai menempatkan perempuan pada posisi yang sejajar dalam hak politik. Khusus di Kabupaten Bogor, KNPI dinilai belum optimal memberikan ruang dan peran kepada kaum perempuan. Padahal saat ini, Bupati Bogor dijabat oleh kader KNPI.

Lantaran hal itu, Ketua Ikatan Putra-Putri Pegawai Republik Indonesia (IKAPRI) Rizky Akbar, merasa tergugah untuk ikut berperan dalam agenda Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Kabupaten Bogor yang dijadwalkan digelar dalam waktu dekat ini. Rizky yang juga aktif di KONI, menilai selama ini DPD KNPI belum memberikan peran yang signifikan kepada kaum perempuan.

“Padahal cukup banyak aktivis perempuan di OKP-OKP yang bernaung di bawah KNPI. Namun tidak dioptimalkan perannya. Karena itu, saya berkeyakinan untuk ikut maju dalam pemilihan ketua DPD KNPI Kabupaten Bogor. Saya ingin menjadikan kader perempuan pro aktif di KNPI, bukan cuma penggembira,” kata Rizky dalam perbincangan khusus dengan wartawan di Cibinong, Minggu (13/01/19).

Rizky jebolan Universitas Djuanda ini, mengaku akan membawa misi meningkatkan kuantitas perempuan di kepengurusan, mendorong peran aktif perempuan di bidang sosial politik dan menguatkan peran perempuan kader organisasi kepemudaan dalam pelaksanaan pembangunan daerah.

“Saya terinspirasi oleh Ibu Ade Yasin, kader KNPI yang sukses di bidang politik, mulai dari DPRD, memimpin parpol Kabupaten Bogor lalu tingkat Jabar. Dan kini Ibu Ade Yasin menjabat Bupati Bogor. Beliau adalah teladan dan contoh bagi kaum perempuan, beliau mengajarkan bahwa perempuan mampu menghadapi tantangan dan mencapai sukses karir organisasi juga politik,” ujarnya.

Terkait dengan kiprah pemuda di Kabupaten Bogor, Rizky menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam pembangunan. Bukan saja karena pemuda sebagai lapisan masyarakat paling besar, namun yang paling penting adalah tanpa potensi dan kreativitas generasi muda. Karenanya, kedepan potensi pemuda harus dioptimalkan.

Menurutnya lagi, dengan semangat dan peran serta pemuda dalam membangun daerah, daerah akan senantiasa maju dan berkembang. “Pemuda sebagai penerus tongkat estafet pembangunan, harus dirangkul dan diberdayakan untuk kemajuan daerah,” imbuhnya.