Muzakkir : Pasar Ramah Lingkungan, Sentuh Segmen Seluruh Konsumen

bogorOnline.com

Pasar tradisional saat ini memang masih bertahan dengan banyak berdirinya supermarket yang lebih modern. Pasar tradisional diminati oleh keluarga untuk berkunjung. Biasanya, segmennya adalah ibu ibu dan asisten rumah tangga (pembantu rumah tangga-red). Segmen yang belum tersentuh ialah ibu – ibu muda dan bapak – bapak.

Dengan pengelolaan profesional dan modern, segmen yang belum tersentuh tersebut bisa jadi semuanya berkunjung dan berbelanja di pasar tradisional.

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Utama Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PDPPJ) Kota Bogor, Muzakkir dalam acara dialog dinamika yang diselenggarakan oleh Radio RRI 93.7 FM bersama Wakil Walikota Bogor, Usmar Hariman (6/2/19).

Menurutnya, dari kacamata sebagai warga adanya miss manajemen sehingga banyak hal yang harus dirubah, khususnya komunikasi antara PDPPJ dengan pedagang, Pemerintah Kota Bogor, dan seluruh stakeholder.

“Saya percaya dengan potensi karyawan PDPPJ, saya yakin semua mempunyai visi yang sama untuk merangkul semua pihak untuk memajukan pasar. Langkah yang harus di lakukan adalah renegosiasi ulang kerjasama dengan pihak ketiga, konsep pasar yang ada di kota bogor (12 pasar), serta pasar harus bersih dan nyaman,” kata Muzakkir.

Muzakkir melanjutkan, tiap pasar harus mengelola sampah sendiri. PDPPJ harus mampu mengelola sampah agar menjadi nilai tambah dan menambah pendapatan PDPPJ. Bagaimana memberantas tekanan eksternal.

“Kita tidak akan menghalangi rezeki orang, jika menguntungkan PDPPJ kita laksanakan, maka kita laksanakan jika merugikan akan kita renegosiasi ulang,” ujarnya.

Wakil Walikota Bogor terpilih, Dedi Rachim menambahkan dalam acara dialog melalui sms.

“Fenomena pasar bersih tidak terlepas dari bagaimana konsep penanganan sampah pasar dan juga bagaimana bisa meminimalisir peran ormas,” tandasnya. (*)