Tidak Benar Nenek Efi Ditolak di 3 RS Kota Bogor

Bogor Utara – bogorOnline.com

Terkait adanya kabar tentang penolakan terhadap Nenek Efi Harefa (84) di sejumlah Rumah Sakit Kota Bogor. BPJS Kesehatan Cabang Bogor turun langsung menemui keluarga Nenak Efi untuk mengkonfirmasi pemberitaaan tersebut, pada Senin (25/3/19).

Dari hasil konfirmasi, keluarga membantah, pemberitaan tersebut tidak benar Nenek Efi ditolak di 3 rumah sakit di Kota Bogor.

Pihak keluarga menyampaikan langsung kepada tim BPJS Kesehatan sebenarnya tidak ada penolakan terhadap Nenek Efi di rumah sakit. Pelayanan kesehatan pun diberikan oleh pihak rumah sakit seperti infus, obat yang disuntikan dan obat yang diminum langsung melalui mulut. Saat ini, Nenek Efi yang sudah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Vania. Keluarga menyayangkan pemberitaan yang muncul.

“Tidak ada penolakan, semua dilayani. Pada saat masuk ruang IGD semua ditangani sampai dengan ibu saya diberikan surat pengantar rawat inap untuk dipersiapkan rawat inap namun pada bagian penerimaan baru diketahui bahwa ruang kelas rawat penuh,”ucap Imas Hareva, anak dari Nenek Efi.

BPJS Kesehatan pun mengkonfirmasi kepada pihak rumah sakit dan pihak rumah sakit pun menjelaskan bahwa benar pada saat itu memang ruang rawat sedang penuh, tetapi sudah dilakukan pengobatan untuk memperbaiki keadaan umum pasien.

“Kami sudah memberikan pelayanan kesehatan dengan memberikan penanganan lengkap karena terindikasi rawat namun memang kondisi rumah sakit kami sedang penuh. Kami pihak rumah sakit menyarankan untuk tidak pulang ke rumah terlebih dahulu sambil berupaya mencarikan rumah sakit lain yang masih memiliki ruang rawat inap kosong,” ucap Handy Direktur Utama Rumah Sakit Vania.

Namun saat itu keluarga peserta pada saat itu berinisiatif untuk mencari rumah sakit lain yang terdekat, dari dua rumah sakit yang dikunjungi oleh Keluarga pasien (RS Salak dan RS PMI), kedua-duanya juga dalam keadaan penuh. Berdasarkan hal tersebut mengingat kondisi pasien cukup stabil maka pihak keluarga memutuskan untuk sementara dirawat di rumah.

Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter puskesmas yang melakukan kunjungan ke rumah pasien dinyatakan kondisi pasien stabil hanya saja pasien karena tidak cukup intake (tidak ada nafsu makan dan kurang minum) maka untuk mencegah dehidrasi dokter puskesmas menganjurkan dilakukan perawatan di Rumah Sakit Vania.

“Pada saat datang ke IGD Rumah Sakit Vania Senin,(25/03), Nenek Efi telah diberikan pengobatan untuk memperbaiki keadaan umum dan dilakukan perawatan rawat inap sesuai kebutuhan medis pasien,” ujar Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bogor Yerry Gerson Rumawak. (Nai/*)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *