PWI Kota Bogor Sebarkan “Virus” BOTAK di Gunung

bogorOnline.com

Apresiasi disampaikan Wali Kota Bogor, Bima Arya kepada para insan media, mahasiswa dan peserta Bogor Summit Attack (BSA) 2019. Kegiatan BSA yang digagas Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional 2019.

“Saya mengapresiasi temen-temen media yang repot-repot mendaki puncak gunung untuk aksi bebersih sampah plastik sebagai aksi menyebarkan virus BOTAK (Bogor tanpa Kantong Plastik). Selain itu ada juga muatan kampanye lingkungan, ini yang istimewa.Tadi saya diinformasikan dan baru tahu ternyata di gunung sampah plastiknya lebih banyak dibanding di kota,” kata Bima saat diskusi bersama Sekretaris PWI Kota Bogor Dian Prima, Ketua Pelaksana Fadil Novianto didampingi Berry Hari Murti, Asep Saprudin di Kantor Sekretariat PWI Kota Bogor, Sabtu (27/4/19).

Edukasi yang dilakukan para peserta BSA 2019 menurut Bima , tidak semua pihak bisa melakukannya. Dirinya menilai kegiatan itu  sejalan dengan kegiatan yang sedang Pemerintah Kota Bogor (Pemkot) fokuskan, kembali ke lingkungan hidup, kembali ke alam, positif dan olahraga. Disamping itu, kegiatan ini berguna untuk menguji ketahanan fisik melalui kegiatan-kegiatan yang menantang.

Ketua Pelaksana BSA 2019 Fadil Novianto menuturkan, dalam kegiatan tersebut para peserta akan melakukan pendakian 3 puncak gunung yang ada di Bogor, yaitu Gunung Karst Ciampea, Puncak 1 Gunung Salak dan Gunung Kencana Cisarua. Kegiatan yang dilaksanakan tidak sekedar mendaki, para peserta BSA tahun 2019 akan melaksanakan aksi bebersih sampah di puncak, utamanya sampah plastik yang dibawa para pendaki.

“Salah satu maksud dari bebersih sampah plastik adalah kita ingin menyebarkan virus BOTAK yang sudah digaungkan Pemerintah Kota Bogor ke daerah-daerah lain. Jadi kita ke atas gunung, sebisa mungkin tidak meninggalkan banyak sampah,” ungkapnya.

BOTAK (Bogor Tanpa Kantong Plastik) adalah kebijakan Pemkot Bogor tentang pelarangan penggunaan kantong plastik bagi retail modern dan pusat perbelanjaan di Kota Bogor yang diberlakukan mulai 1 Desember 2018, kepada semua pihak harus membiasakan diri membawa tas belanja dari rumah demi kebaikan manusia dan alam.

Selain itu bagi para peserta BSA 2019 yang tidak semuanya memiliki pengalaman mendaki gunung akan diberikan materi-materi basic survival atau dasar bertahan hidup saat mendaki maupun berada di gunung. Acara BSA 2019 berlangsung selama dua hari, mulai 27 hingga 28 April 2019.(Nai/Humpro)