Unggul Versi Quick Count, Jokowi Minta Pendukungnya Tunggu Hasil Resmi KPU

 

Prabowo Minta Relawan Kawal Penghitungan Suara

JAKARTA – Pasangan Capres dan Cawapres Nomor Urut 01, Joko Widodo dan KH. Ma’ruf Amin unggul versi exit poll dan Quick Count di hampir semua lembaga survei. Jokowi-Amin unggul dikisaran 52 hingga 55 persen dibanding pasangan 02, Prabowo-Sandi yang meraih suara dikisaran 45-48 persen.

Meski unggul sementara, Jokowi tetap menghimbau pendukungnya untuk tidak menggelar oerayaan. Jokowi meminta agar pendukungnya menunggu hasil resmi dari KPU. “Kita sudah melihat semua hasil exit pool maupun quick count, tapi harus bersabar menunggu penghitungan dari KPU secara resmi,” ujar Jokowi, di dampingi Cawapresnya Maruf Amin dan pimpinan partai pendukung.

Jokowi juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk kembali bersatu setelah proses pilpres dan pileg.
“Mari kembali bersatu, sebagai saudara sebangsa dan setanah air setelah pilpres dan pileg ini. merawat kerukunan kita sebangsa dan setanah air,” katanya.

Di tempat berbeda, cawapres 02, Prabowo Subianto meminta pendukungnya untuk tidak berlebihan merespon hasil quick count sejumlah lembaga survei. Prabowo menilai hasil yang di publis ke publik tersebut tidak akurat dan cenderung mengarahkan pihaknya dalam posisi kalah. “Tetapi jangan melakukan hal-hal di luar koridor hukum,” katanya.

Prabowo justru mengungkapkan, hasil exit poll yang dilakukan tim internal, memposisikan pasangan 02 unggul dengan Raihan 52,2 persen, sementara pasangan 01 hanya meraih 44,1 persen dan 3,7 persen tidak menjawab. Prabowo yakin, dia akan menang dalam versi real count di KPU. “Karena itu relawan harus kawal kotak suara di semua tingkatan,” tandasnya (*)