Warga Cianjur Dilatih Atasi lahan gundul dan potensi bencana Oleh BPDASHL citarum ciliwung

Cianjur – Semakin maraknya perambahan hutan di kawasan cianjur selatan dan potensi bencana mendorong BPDASHL Citarum Ciliwung mengelar Sosialisasi Dan Penanaman Bibit Dalam Upaya Meningkatkan Ketahanan Lahan Di Wilayah Cianjur Selatan. Bersama forum kaukus lingkungan cianjur yang merespon masukan masyarakat akibat mulai maraknya pembalakan lahan hutan dan penebangan hutan di beberapa kawasan cianjur selatan yang rentan akan potensi longsor

Ratusan warga mengikuti ‘Sosialisasi Dan Penanaman Bibit Dalam Upaya Meningkatkan Ketahanan Lahan Di Wilayah Cianjur Selatan’ di Kampung Sumur Desa Karangtengah Kecamatan Tanggeung Kabupaten Cianjur, Sabtu (13/4).

Para peserta sosialisasi tersebut nampak antusias mengikutinya, oleh karena di musim penghujan seperti sekarang ini, sering terjadi longsor di wilayah itu.

Ageng perwakilan kaukus lingkungan merasa terbantu dengan respon pihak KLHK dalam hal ini BPDASHL citarum ciliwung yang memediasikan sosialisasi kepada masyarakat langsung. Hal ini efektif karena selama ini masih kurang pemahaman masyarakat untuk pemulihan lahan , sosialisasi benih dah produksi bibit oleh rakyat juga diharapkan mendorong peningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan pengelolaan potensi lingkungan oleh masyarakat.

“Masyarakat sangat antusias masyarakat dengan program seperti ini, BPDASHL cotarum ciliwung sangat membantu masyarakat, petani dan aktifis lingkungan yang berada di wilayah Cianjur Selatan. Adapun tujuannya adalah untuk meningkatkan produktifitas masyarakat dan petani,”

Kepala persemaian bibit bapak Jonny melanjutkan, beliau tak segan-segan untuk berbagi ilmu bersama tim terkait pengalaman tentang budidaya tanaman hutan dan buah yang hadir sebagai narasumber

“Dalam acara ini, pun turut disummbangkan ratusan bibit pohon buah-buahan kepada masyarakat yang diberikan oleh BPDASHL citarum ciliwung seKecamatan Tanggeung. Mari tegakan pepohonan yang bernilai ekonomi untuk keselamatan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat,”

Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala BPDASHL KLHK Bapak Taruna yang mewakili menteri KLHK menjelaskan, fungsi pentingnya menanam pohon untuk mencegah terjadinya bencana alam akibat rusaknya hutan yang memiliki fungsi sebagai penahan air agar mencegah terjadinya longsor, selain itu pada kesempatan tersebut, taruna menjelaskan berbagai program unggulan BPDAS HL Citarum ciliwung yang dapat diakses masyarakat langsung . Masyarakat dapat mengusulkan permintaan bibit jika ada yang membutuhkan dalam rangka mendorong upaya pemulihan lahan. Dalam kesempatan ini beliau menyerahkan bibit gratis kepada masyarakat untuk mendorong upaya kesadaran masyarakat dalam melakukan penghijauan baik di rumah. Lingkungan maupun kawasan kawasan lahan yang ada. Harapannya semoga kawasan cianjur selatan dapat menjadi terjaga kelestarian alamnya melalui gerakan penanaman bibit ini. Dan menjadikan cianjur sebagai kawasan wisata yang mendorong pengembangan pad bagi daerah dan masyarakatnya. Paparnya. (Rul)