Uchok Sky : Waktu Pekerjaan RSUD Pengaruhi Kualitas

BPK Harus Teliti Saat Lakukan Audit Proyek RSUD

bogorOnline.com

Rencana pembangunan gedung perawatan baru di RSUD Kota Bogor terus menuai sorotan. Pembangunan yang dilaksanakan dengan kurun waktu sekitar 7 bulan untuk bangunan empat lantai diatas lahan seluas 1376 meter persegi dan memiliki 264 tempat tidur dikhawatirkan tidak berkualitas dan bisa selesai tepat waktu.

Direktur Eksekutif Center For Buget Analysis Ucok Sky Khadafi menuturkan, dalam rencana kegiatan pembangunan gedung perawatan baru di RSUD terindikasi bahwa proyek itu tidak selesai atau tidak tepat waktu pada bulan Desember.

“Sudah tinggal 7 bulan lagi dengan jumlah empat lantai, meliputi 240 ruangan. Dikhawatirkan tidak akan tepat waktu pekerjaannya,” katanya.

Bukan hanya tidak tepat waktu, pekerjaan itupun mempengaruhi kualitas hasil pekerjaan nanti. Penawaran rendah berarti kualitasnya jelek atau harus dipertanyakan. Oleh karena itu, siap siap saja diaudit oleh BPK dan memang harus di audit karena ini proyeknya aneh.

“Harganya kecil, waktunya terbatas dan mereka ngotot mengerjakan ini. Berarti mereka nekad yang artinya tidak ada perencanaan yang memadai. Berarti proyek itu bisa “Asal Asalan” dikerjakannya,” tegasnya.

Biasanya dalam proyek besar itu temuannya, terlebih harganya renda itu ada di bahan bahannya yang tidak sesuai dengan spesifikasi dan di Bogor ini banyak proyek yang tidak sesuai spesifikasi. Pembangunan dipaksakan dikerjakan walau tidak memenuhi spek.

“Nah itulah yang nanti bisa menjadi investigasi atau bahan temuan BPK. Jika itu sudah ditemukan, ya sudah tinggal dilanjutkan secara hukum baik ke kepolisian maupun ke kejaksaan,” timpalnya.(*)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *