PGH PARUNGPANJANG




Anggaran Program Kotaku Rawan Penyimpangan

Anggaran Program Kotaku Rawan Penyimpangan

Cileungsi – Anggaran pemerintah melalui program Kota ku sangat rawan dari penyimpangan. Pasalnya pelaksana anggaran tidak mencantumkan papan proyek dan juga tidak melibatkan pemerintah desa, seperti halnya yang terjadi di desa Cileungsi kecamatan Cileungsi

Program kota ku yang anggarannya bersumber dari pemerintah akan tetapi turun ke perorangan. Bahkan pihak desa pun mengaku tidak mengetahui persis anggaran tersebut.

Menurut M Sutisna Sekretaris Desa Cileungsi menuturkan dirinya hanya disuruh tandatangan untuk pengajuan akan tetapi teknis dan untuk apa saja anggaran tersebut tidak mengetahuinya.

“Terkait program kota ku saya tidak tahu persis karena semua dikelola oleh pak Edward selaku pelaksana dan penanggung jawab,kami dari pihak desa hanya sekedar memantau saja,bahkan anggaran turun pun saya tidak tahu kapan,” terang Sutisna

Sutisna melanjutkan anggaran yang di dapat untuk program kota ku sekitar Rp 500 juta rupiah dan sudah turun sekitar Rp 350 juta.

“Saya pernah bertanya kepada pelaksananya akan tetapi beliau menjawab program ini tidak ada hubungannya dengan pihak desa, jadi beliau yang bertanggung jawab sepenuhnya,” jelas Sutisna kepada wartawan

Ketika ditemui, Edward ketua lembaga pemberdayaan masyarakat desa Cileungsi dan penanggung jawab pelaksana kegiatan menerangkan untuk papan proyek ada di sekretariat dan itu pun incloud jadi semua pengerjaan.

“Untuk program kotaku saya yang mengelola papan proyek nya ada di sekretariat memang tidak dipasang.
Untuk program ini memang jatuhnya kepada LPM(lembaga pemberdayaan masyarakat) dan saya ditugaskan khusus oleh pihak PUPR untuk mengelolanya jadi tidak ada keterlibatan apa pun dengan pihak desa,” terang Edward

Edward melanjutkan anggaran yang sudah turun sekitar tujuh puluh persen dan itu di salurkan lewat LPM

“Kalau untuk anggaran itu disalurkan lewat LPM dan sudah turun sekitar Tujuh puluh persen untuk pengerjaan betonisasi jalan dan drainase air,” tutup Edward. (Anggi)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *