Bupati Bogor Membuka TMMD dan Canangkan Pancakarsa

Tanjungsari, bogorOnline.com-BupatiBogor Ade Yasin membuka TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 106 tahun 2019 di Lapangan Sepak Bola Kampung Babakan Kadu, Desa Buanajaya Kecamatan Tanjungsari Kabupaten Bogor. Acara yang dirangkai dengan pencanangan Bulan Bakti Pancakarsa itu dihadiri Kasdam III Siliwangi Brigjen TNI Dwi Jati Utomo, Danrem 061/Suryakancana Kolonel Inf Novi Helmy Prasetya beserta Dandim dalam jajaran Korem 061. Serta Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudi Susmanto dan jajaran SKPD Kabupaten Bogor.

Dalam sambutannya Bupati Ade mengatakan, komitmen dan kontribusi yang diberikan TNI kepada masyarakat tidak bisa diragukan lagi. Sebagai bentuk kemanunggalan, bersatunya TNI dengan masyarakat tanpa sekat. Program TMMD yang dilaksanakan selama ini sejalan dengan visi Pemerintah yaitu terwujudnya Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian, serta belandaskan gotong royong.

“Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat, saya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada TNI dalam pembangunan di Kabupaten Bogor. Karena itu, saya mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung dan mensukseskan jalannya program TMMD ini,” kata Ade Yasin sebelum membuka TMMD di Buanajaya, Rabu (2/10).

Lanjut Ade Yasin, Kabupaten Bogor memiliki 2.966,8 Kilometer, berpenduduk 5,8 juta jiwa, cukup padat . Dengan luas wilayah dan padatnya penduduk tersebut, Pemerintah Daerah menyadari bahwa pembangunan belum sepenuhnya merata dan berkelanjutan. Masih banyak permasalahan yang harus diselesaikan, diantaranya masalah pendidikan, ekonomi, sosial, kesehatan, kemiskinan, pengangguran dan infrastruktur.

“Upaya menjawab segala persoalan dan tantangan tersebut, pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri. Pengentasan dan percepatan pembangunan tidak bisa dengan cara-cara biasa. Harus dengan cara yang kreatif dan inovatif, sinergi dan kolaborasi serta melibatkan seluruh elemen masyarakat,” lanjutnya.

Dengan dilaksanakannya TMMD, diharap mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Meningkatkan perekonomian, mempercepat proses keseimbangan pembangunan antara perkotaan dan perdesaan, mempermudah akses perjalanan, memupuk solidaritas, serta meningkatkan peran aktif masyarakat dalam pembangunan.

“Saya optimis, pemerataan dan percepatan pembangunan di Kabupaten Bogor khususnya di kawasan perdesaan bisa terlaksana dengan baik,” harapnya.

Sementata itu, Pencanangan Bulan Bakti Pancakarsa merupakan upaya Pemerintah Daerah menggelorakan semangat pancakarsa ke dalam jiwa segenap masyarakat. Juga sebagai upaya menumbuhkembangkan dan melestarikan budaya gotong royong masyarakat yang mulai terkikis.

“Bulan bakti pancakarsa akan berjalan selama satu bulan sampai tanggal 31 oktober 2019, dengan berbagai macam kegiatan. Diantatanya, pembangunan rumah tidak layak huni (Rutilahu), pemantapan jalan desa dan lingkungan, bersih-bersih sungai, pembuatan TPS sementara, perbaikan dan pembenahan rumah ibadah,” tandasnya. (soeft)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *