Edukasi Warga, Lurah Sindangsari Sulap Kantor dengan Hidroponik

Kota Bogor – bogorOnline.com

Ada yang suasana yang berbeda di kantor Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor. Tepatnya di lantai dua terdapat dua media tanam sistem hidroponik sehingga menambah suasana asri.

Lurah Sindangsari, Eka Deri mengatakan keberadaan hidroponik di kantornya itu sebagai percontohan untuk membangkitkan gairah warga dalam bercocok tanam di lingkungannya masing-masing.

Eka awalnya terinspirasi saat turun ke wilayah mendapati salah satu warganya ternyata telah lama bercocok tanam dengan menerapkan hidroponik. Ia pun lantas membuatnya ditempatkan di lantai dua kantornya.

“Ternyata bercocok tanam itu menyenangkan, akhirnya saya membuat di atas kantor. Iya, tujuannya untuk menginspirasi saja karena suka banyak kegiatan di kelurahan sehingga banyak warga yang melihat,” kata dia.

Dalam tiga bulan terakhir, Eka mengaku sudah beberapa kali memanen khususnya tanaman holtikultura, seperti pakcoy, kangkung, seledri dan sebagainya. Sejauh ini hasilnya dimanfaatkan untuk kegiatan masak-masak di kelurahan.

“Banyak juga warga yang telah melihat bahwa cara menanamnya mudah dan hasil tanamanya bagus sekarang mereka membuat media tanam hidroponik di rumahnya,” ungkapnya.

Lanjut Eka, pembuatan media tanam hidroponik di kantornya tidak sulit seperti membangun kolam dengan bahan, antara lain baja ringan, triplek, terpal dan pompa air. Kolam itu nantinya ditutup pakai styrofoam berlapis alumunium dan diberi lubang untuk tanamannya.

Untuk sayuran hidropinik di kolam nutrisi itu, Eka sengaja membuat pembibitan sendiri di belakang kantor kelurahan. Awalnya bibit disemai di polybag kecil dan setelah tumbuh tunas siap dipindah dengan batang dilapisi dafton ditanam pada lubang-lubang yang tersedia.

Ia menjelaskan untuk menunjang pertumbuhan tanaman tidak pakai pupuk atau obat-obatan tanaman tapi menggunakan nutrisi hidroponik. Ada kemasan yang tinggal dicampur air dengan komposisi, nutrisi 2,6 kilogram berbanding 5 liter air.

Menurutnya, keunggulan dari hidroponik masa panen tanaman juga tergolong cepat, seperti kangkung itu sekitar tiga minggu. Begitu juga hasilnya, batang kangkung lebih renyah dan tentunya manfaat kesehatannya jauh lebih sehat.

Ia menandaskan, sejauh ini hasil panennya tidak dikomersilkan, karena memang tujuannya untuk memberikan inspirasi kepada warga.

“Ini untuk menginspirasi saja bagi siapapun yang ke kelurahan, supaya menumbuhkan rasa keinginan untuk bercocok tanam dengan cara modern,” ucapnya. (HRS)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *