Ratusan Warga Lebak Kantin Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H

Kota Bogor – bogorOnline.com

Umat muslim di penjuru dunia memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, peringatan tersebut jatuh setiap tanggal 12 Rabiul Awal dalam penanggalan Hijriah. Begitu juga di Kota Bogor. Tepatnya di Kampung Lebak Kantin, Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, warga dari RW05, 06 dan 07 menyambut dengan penuh sukacita peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW ini.

Kegiatan Maulid Nabi ini mengusung tema Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW ‘Mari kita Teladani Akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan kita Sehari-hari’. Dengan penceramah Al Habib Alwi Bin Abdurahman Al Habsyi Cikarang. Acara peringatan Maulid ini, dipusatkan di Masjid Jami Nurul Iman. Selain diisi kegiatan keagamaan, juga ada kegiatan sosial dan berbagai lomba yang melibatkan warga setempat.

Hadir dalam peringatan Maulid Nabi ini, Wakil Ketua DPRD Kota Bogor Eka Wardhana, Camat Bogor Tengah Agustyan Syach, Lurah Sempur Marrisa, Wakapolsek Bogor Tengah, perwakilan dari Koramil Bogor Tengah serta para tamu undangan lainnya.

Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran, dilanjutkan dengan laporan pertanggungjawaban dari sekretaris Panitia Hari Besar Islam (PHBI).

Dalam sambutannya, Camat Bogor Tengah, Agustian Syach menuturkan, jika kita meneladani Rasulullah, in Syaa Allah tidak akan ada lagi perbuatan yang tidak baik, semua akan berjalan dengan aman dan damai.

“Mari kita semua menjaga bersama-sama lingkungan kita ini, agar selalu tercipta suasana yang aman, damai dan tentram. Semoga kita semua mendapatkan perlindungan dari Allah SWT,” kata Agus, Ahad (10/11/19).

Sementara, Wakapolsek Bogor Tengah mengatakan, sedari kecil kita tanamkan akhlak Rasulullah kepada anak-anak kita. Kami berpesan agar para orang tua agar Waspada kepada bahaya Narkoba dan bahaya lainnya,

“Kelurahan Sempur harus terus meningkatkan, keamanan, kenyamanan dan ketentraman, salahsatu caranya dengan meningkatkan Siskamling. Hal itu dilakukan agar selalu tercipta suasana yang aman dan kondusif,” ujarnya.

Al Habib Alwi Bin Abdurahman Al Habsyi dalam ceramahnya menjelaskan tentang kelahiran nabi Muhammad dan makna dari Maulid Nabi. Saya sangat tersanjung sekali dengan penyambutan ini, jika tidak ada Nabi kita tidak akan mengenal segala kebaikan yang ada di muka bumi ini.

“Banyak keajaiban yang terjadi pada saat kelahiran Nabi Muhammad, diantaranya, patung-patung yang runtuh dengan sendirinya, Api yang berkobar dengan hebatnya, dapat padam seketika. Rasulullah merayakan Maulid pertama kali, bukan Maulid kepada dirinya sendiri, akan tetapi kepada Nabi Musa AS. Karena pada waktu itu, bertepatan dengan sebagian umat yang merayakan hari raya Asyura,” ungkap Al Habib Al Habsyi.

Al Habib Habsyi melanjutkan, mereka berpuasa karena merayakan kemenangan Nabi Musa AS melawan Fir’aun.

“Rasulullah kala itu berkata, bukan kalian yang seharusnya merayakan itu, namun kamilah umat Muslim yang seharusnya merayakannya,” imbuhnya.

Al Habib Habsyi menambahkan, pada waktu itu, Siti Aisyah pernah mendapati nabi sedang berdoa dalam keadaan seperti sedang Solat. Ternyata Rasulullah sedang berdoa untuk umatnya. Selagi saya (Rasulullah) masih hidup, selamatkan umatku, dimana nanti terompet sangkakala ditiupkan, Rasulullah pun berpesan, cari saya di telaga, di jembatan sirotolmustakim ataupun di Mizan (timbangan).

“Semua umat dihari itu, nantinya akan berkumpul ingin masuk ke pintu Surga, Rasulullah lah yang nantinya pertama kali akan masuk ke pintu tersebut, namun saat hendak Masuk ke dalamnya, Rasulullah ingin ke Neraka terlebih dahulu untuk menyambut umatnya yang sudah menjalani hukuman, maka beruntunglah kita sebagai umatnya Rasulullah SAW,” tandasnya.

Terima kasih kepada panitia PHBI dan para tamu undangan serta para hadirin dan hadirat, semoga kehadiran kita hari ini mendapatkan syafaat dari Baginda Rasulullah SAW. Mudah-mudahan kita sebagai umatnya Baginda Rasulullah SAW, manusia pembawa Rahmat, dapat terus mencintai dan menjaga apa yang sudah Rasulullah ajarkan, dengan begitu, kita akan selamat di Dunia dan Akhirat. (Nai)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *